Berita Nasional Terkini

TAK MAIN-MAIN! Dituduh Terlibat Bisnis Obat Corona Ivermectin, Moeldoko Ancam Laporkan ICW ke Polisi

Tak main-main! Dituduh terlibat bisnis obat Covid-19 atau virus corona, Ivermectin, Kepala Staf Presiden ( KSP) Moeldoko ancam laporkan ICW ke polisi.

KOLASE TRIBUNKALTARA.COM
Obat Invermectin dan KSP Moeldoko 

TRIBUNKALTARA.COM - Tak main-main! Dituduh terlibat bisnis obat Covid-19 atau virus corona, Ivermectin, Kepala Staf Presiden ( KSP) Moeldoko ancam laporkan Indonesia Corruption Watch ( ICW) ke polisi.

Ancaman ini disampaikan kepada ICW, oleh orang kepercayaan Presiden Joko Widodo ( Jokowi) ini, lantaran keluarganya dituduh terlibat dalam bisnis obat Ivermectin oleh ICW.

Namun, KSP Moeldoko bakal memberikan maaf, apabila rekanan Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK) ini meminta maaf kepada dirinya dan keluarganya.

Lebih jelas dari pemberitaan ini, akan disampaikan dalam artikel TribunKaltara.com.

Baca juga: Buntut Tudingan Kongkalikong Bisnis Ivermectin, Moeldoko Somasi Peneliti ICW Egi Primayogha

Baca juga: Soal Anaknya Terlibat Bisnis Obat Ivermectin, KSP Moeldoko Sebut Tuduhan ICW Ngawur & Menyesatkan

Kepala Staf Presiden ( KSP) Moeldoko meminta Indonesia Corruption Watch (ICW) membuktikan tuduhan keterlibatan dirinya dalam bisnis obat Ivermectin dan impor beras.

Jika tidak bisa membuktikan tuduhan itu, Moeldoko menuntut ICW untuk meminta maaf secara terbuka dan mencabut tuduhan itu.

Dan apabila ICW tidak melakukan itu semua, Moeldoko mengancam akan mengajukan laporan ke kepolisian. Moeldoko memberi waktu 1x24 jam kepada ICW untuk melakukan hal tersebut.

"Saya meminta, memberikan kesempatan kepada ICW dan kepada Saudara Egi Primayogha 1x24 jam untuk membuktikan tuduhannya. Saya berikan kesempatan dulu siapa tahu dia bisa buktikan, kan. Jadi kita fair,” kata kuasa hukum Moeldoko, Otto Hasibuan dalam keterangannya secara virtual, Kamis (29/7/2021).

”Kalau dalam 1x24 jam sejak press release ini kami sampaikan, ICW dan saudara Egi tidak membuktikan tuduhannya, tidak mau mencabut pernyataannya, dan tidak bersedia minta maaf kepada klien kami secara terbuka, dengan sangat menyesal kami akan laporkan kasus ini kepada yang berwajib," kata Otto.

Moeldoko akan menggunakan pasal-pasal di Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) jika ICW tidak meminta maaf atas tuduhan soal keterlibatannya dalam bisnis obat Ivermectin.

Otto juga membuka kemungkinan penggunaan dua pasal di Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP). Ia menyebut akan menggunakan pasal 310 dan 311 sebagai opsi menjerat ICW.

”Kita masukkan ini pasal 27 dan pasal 45 UU ITE, yaitu mengenai pencemaran nama baik dan fitnah," kata Otto.

Meski begitu, Otto berkata Moeldoko menunjukkan kebijaksanaan. Ia tak serta-merta menyeret ICW ke jalur hukum. Moeldoko memberi kesempatan ICW membuktikan tuduhannya.

Baca juga: ICW Bongkar Nama Anak Pejabat Diduga Terlibat Bisnis Obat Invermectin, Sebut Nama KSP Moeldoko & ini

Otto mempersilakan ICW membeberkan tentang kapan dan bagaimana Moeldoko terlibat dalam peredaran Ivermectin serta impor beras. Ia menyebut ICW punya waktu 1x24 jam untuk menyampaikan hal tersebut ke publik.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved