Breaking News:

Berita Daerah Terkini

Mau Dijadikan Anak Angkat Gubernur Kaltim, Vino Bocah Yatim Piatu Kubar Dijemput Kakek dari Sragen

Mau dijadikan anak angkat Gubernur Kaltim Isran Noor, Vino bocah yatim piatu karena Covid-19 di Kubar dijemput kakek dari Sragen, Jawa Tengah.

Editor: M Purnomo Susanto
TribunKaltim.co / Febriawan
Vino, bocah berusia 10 tahun itu hidup sebatang kara dalam masa pemulihan isolasi mandiri di Kampung Linggang Purworejo, Kecamatan Tering, Kabupaten Kutai Barat, Kalimantan Timur, Jumat (23/7/2021) (TribunKaltim.co / Febriawan) 

TRIBUNKALTARA.COM, SENDAWAR - Mau dijadikan anak angkat Gubernur Kaltim Isran Noor, Vino bocah yatim piatu karena Covid-19 di Kubar dijemput kakek dari Sragen, Jawa Tengah.

Bocah yatim piatu di Kutai Barat bernama Alviano Dava Raharjo aloas Vino (9) akhirnya dijemput pihak keluarganya dari kedua orang tuanya dari Sragen Jawa Tengah.

Vino dijemput pihak keluarga didampingi Dinas Sosial Kabupaten Sragen Jawa Tengah. Dia dijemput langsung di rumah mediang orang tuanya di kampung Linggang Purworejo Kecamatan Tering Kabupaten Kutai Barat Kalimantan Timur.

Bocah yatim piatu yang hidup sebatang kara usai kedua orang tuanya meninggal karena terpapar Covid-19 itu dijemput oleh kakeknya bernama Yatin bapam dari almarhumah ibu Vino, Lina Safitri.

Baca juga: Sebelum Tinggalkan Kubar, Vino Bocah Yatim Piatu karena Covid-19 Pamitan di Makam Kedua Orang Tuanya

Baca juga: Vino Bocah Yatim Piatu Gegara Covid-19 Pulang ke Sragen, Bupati Kubar FX Yapan Lepas Keberangkatan

Vino (9), si bocah yatim piatu mendatangi makam kedua orang tuanya mengirim doa sekaligus pamitan pulang ke Sragen bersama kakeknya yang menjemput dirinya.
Vino (9), si bocah yatim piatu mendatangi makam kedua orang tuanya mengirim doa sekaligus pamitan pulang ke Sragen bersama kakeknya yang menjemput dirinya. (istimewa)

Kakek Vino mengatakan, hari ini Minggu (1/8) vino langsung berangkat menuju Balikpapan dan rencananya langsung terbang ke Jawa Barat melalui Bandara Sams Sepinggan Balikpapan.

" Tadi pemerintah Kabupaten  menyerahkan adik Vino kepada keluarga,” katanya," Minggu (1/8)

Dia juga menatakan penjemputan bocah kelahiran Sragen, 28 Agustus 2012 itu difasilitasi oleh kementerian sosial RI dan Dinas Sosial Kabupaten Sragen.

Sebelum dijemput pihak Pemkab Kutai Barat melalui Dinas Sosial melakukan serah terima anak dari pihak Pemkab ke pihak Keluarga.

Pihak keluarga Vino juga mengucapkan banyak terimakasih kepada warga Kutai Bara dan Pemkab Kubar serta para simpatisan yang menaruh perhatian kepada Vino.

Saya bapak dari ibunya Vino, Lina Safitri. Saya datang ke sini didukung sama bupati dan Dinsos kabupaten Sragen. Saya hanya bisa menyampaikan terima kasih kepada pemerintah di Kutai Barat. Kemudian masyarakat semuanya dari kalangan bawah sampai ke atas. Mudah-mudahan wilayah sini bisa sejahtera selalu,” ucap Yatin.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Kaltara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved