Breaking News:

Berita Daerah Terkini

Sumbangan Keluarga Akidi Tio Rp 2 Triliun untuk Warga Sumsel, Prank? DPR Beri Tanggapan Mengejutkan

Prank sumbangan keluarga Akidi Tio Rp 2 Triliun untuk warga Sumsel yang terdampak Covid-19, DPR RI beri tanggapan mengejutkan.

KOLASE TRIBUNKALTARA.COM/TRIBUN SUMSEL
Putri mendiang Akidi Tio, Heriyanti bersama suami, Rudi Sutadi dan anak laki-lakinya, KL, keluar dari gedung Ditreskrimum Polda Sumsel Senin malam (2/8/2021) pukul 21.57 WIB. 

TRIBUNKALTARA.COM - Sumbangan keluarga Akidi Tio Rp 2 Triliun untuk warga Sumsel yang terdampak Covid-19, prank? DPR RI beri tanggapan mengejutkan.

Kasus sumbangan keluarga Akidi Tio Rp 2 Triliun membuat geger tanah air, dan menuani tanggapan dari banyak pihak.

Salah satunya dari Anggota DPR RI Komisi III, Supriansa menyatakan lucu dan menggelikan melihat kasus sumbangan keluarga Akidi Tio Rp 2 Triliun. 

Supriansa menyatakan, agar ini menjadi pelajaran bagi pihak kepolisian agar lebih teliti dan menelusuri lebih dahulu bila ada kejadian semacam ini.

Baca juga: Kenal Mendiang Akidi Tio, Reaksi Kapolda Sumsel Soal Prank Sumbangan Rp 2 Triliun Heriyanti

Baca juga: Kasus Diperiksa Polda, Heriyanti Akidi Tio Pemberi Rp 2 T Sesak Nafas, OJK & Bank Mandiri Bereaksi

Polemik rencana hibah Rp 2 triliun oleh keluarga Akidi Tio terus bergulir, usai status tersangka yang kemudian dibantah Polda Sumatera Selatan terhadap Heriyanti anak Akidi Tio.

Anggota Komisi III DPR Supriansa menyayangkan kepolisian yang dengan mudahnya percaya terhadap rencana hibah Rp2 triliun.

"Sebenarnya geli melihat kasus itu, lucu, dan menggemaskan. Saya kira ini pelajaran bagi kita semua terutama kepolisian bahwa kalau ada yang berniat terlalu baik maka perlu ditelusuri dulu," kata Supriansa kepada wartawan, Rabu (3/8/2021).

Dia menyebut ada sejumlah pertanyaan yang perlu dipertanyakan dan ditelusuri lebih dulu.

Di antaranya, apakah memang keluarga Akidi Tio memiliki uang sebanyak Rp 2 triliun yang direncanakan akan dihibahkan untuk dana penanganan Covid-19.

"Uang itu berada di bank mana? Ada di dalam negeri atau di luar negeri? Kalau uang itu ada di dalam atau di luar negeri, maka sebaiknya ditelusuri di bank mana disimpan," kata Legislator F-Golkar tersebut.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved