Berita Daerah Terkini
MALANG! Bermain Hujan Bocah Kelas 2 SD Terpeleset, Hanyut & Terseret Arus Deras Drainase Batu Ampar
Malang! Bermain hujan bersama kerabat dan temannya, bocah Kelas 2 SD terpeleset, hanyut & terseret di arus deras drainase Batu Ampar.
TRIBUNKALTARA.COM - Malang! Bermain hujan bersama kerabat dan temannya, bocah Kelas 2 SD terpeleset, hanyut & terseret di arus deras drainase Batu Ampar.
Berniat hendak bermain dan bernbahagia saat hujan turun, seorang bocah kelas 2 SD bernama Fauzi hanyut terseret arus drainase saat mandi hujan dengan sejumlah teman-teman sebayanya.
Namun seluruh keterangan masih bersifat dugaan sementara, bahwa Fauzi hanyut terpeleset ke dalam drainase dan tenggelam, terseret arus deras.
Sejumlah warga setempat dan pengendara yang melintas di Jalan Yos Sudarso, Batu Ampar tepatnya di drainase di depan PT Trakindo CAT, masih tampak memadati area jalur drainase itu.
Baca juga: Ganjar Pranowo Ungguli Prabowo dan Anies Baswedan, Tokoh PDIP Lainnya dan Puan Maharani Tenggelam
Informasi yang dihimpun, siang tadi hujan lebat disertai petir mengguyur Kota Batam sejak pagi sekira pukul 10.00 WIB, Jumat (13/8/2021).
Seusai salat Jumat sekira pukul 13.00 WIB, korban bersama abang dan sejumlah teman sebayanya pulang terlebih dahulu ke rumah.
Mengingat hujan yang masih turun lebat, korban beserta abang dan teman-temannya mandi hujan tepat di depan drainase Aula RW 08 Bengkong Bengkel
Diduga terpeleset, korban pun masuk ke drainase dan terseret arus deras hingga kini belum ditemukan.
Baca juga: Latihan Dengan Prokes Covid-19 Ketat, Pembina Sebut Kesiapan Paskibraka Kaltara Capai 85 Persen
Sekira pukul 14.30 WIB Tim gabungan Basarnas, Polair, Bhabinkamtibmas dan warga setempat melakukan penelusuran untuk mencari keberadaan korban.
Badan SAR Nasional (Basarnas) Kota Batam mengerahkan personelnya untuk mencari keberadaan Fauzi, bocah kelas 2 SD yang hanyut terseret arus drainase di Bengkong Bengkel.
"Kami Basarnas ada 5 personel, yang turut dibantu oleh Polair dan Bhabinkamtibmas serta beberapa warga setempat," ujar seorang personel Basarnas Batam, Romi Sanjaya, Jumat (13/8/2021).
Ia menyebutkan, proses pencarian dibagi dua dengan menggunakan perahu karet dan yang lain menyusuri sepanjang gorong-gorong.
"Penyisiran dari titik lokasi kejadian hingga gorong-gorong ujung dan diperkirakan menuju laut," sebutnya.
Ia mengatakan hingga saat ini, belum ada tanda-tanda keberadaan bocah Fauzi.
Baca juga: Tak Cuma Jakarta Berpotensi Tenggelam, Peneliti ITB Beber 112 Kabupaten/Kota Bakal Ikut Terendam
"Belum ada tanda-tanda, tim Sar gabungan masih melakukan pencarian," ujarnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltara/foto/bank/originals/bocah-kelas-2-sd-di-batam-hanyut-terseret-arus-drainase-1466.jpg)