Berita Tarakan Terkini

PPKM Level 4 Diperpanjang Lagi, Wali Kota Tarakan Khairul Tegaskan Taati Prokes 6 M

Wali Kota Tarakan dr Khairul, mengeluarkan surat edaran perpanjangan PPKM level 4 di Kota Tarakan per 10 Agustus 2021. Taati prokes 6 M.

Penulis: Andi Pausiah | Editor: Junisah
TRIBUNKALTARA.COM/ ANDI PAUSIAH
Wali Kota Tarakan, dr. Khairul, M.Kes 

TRIBUNKALTARA.COM, TARAKANWali Kota Tarakan dr Khairul, M.Kes akhirnya mengeluarkan surat edaran (SE) perpanjangan PPKM level 4 di Kota Tarakan per 10 Agustus 2021.

Dalam SE tersebut kembali beberapa poin disampaikan Wali Kota Tarakan. SE itu menindaklanjuti Inmendagri Nomor 31 tahun 2021 tentang PPKM Level 4 Covid-19 di Wilayah Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Nusa Tenggara, Maluku dan papua tanggal 9 Agustus 2021.

Kemudian juga Instruksi Gubernur Kaltara tentang PPKM Level 4 di Wilayah Kota Tarakan. Ditegaskan dalam SE tersebut, pelaksanaan kegiatan belajar mengajar di satuan pendidikan dilakukan melalui pembelajaran jarak jauh.

Baca juga: PPKM Level 4 Diperpanjang, Wali Kota Tarakan dr Khairul Tekankan Fokus Penyekatan di Lingkup RT

Kemudian poin kedua, pelaksanaan kegiatan sector non esensial diberlakukan 50 -100 persen WFH disesuaikan kondisi dan kebutuhan masing-masing unit sektor non esensial.

Dalam SE tersebut poin selanjutnya dijabarkan sektor esensial di antaranya keuangan dan perbankan, pasar modal, teknologi informasi, perhotelan, industry ekspor impor, sektor pemerintahan dapat beroperasi dengan ketentuan work from office (WFO) 50-100 persen menyesuaikan kebutuhan dan sesuai prokes yang ketat.

Kemudian sektor kritikal seperti kesehatan, keamanan, ketertiban masyarakat, penanganan bencana, energi, logistic, makanan dan minuman penunjang, pupuk, semen dan bahan bangunan, obyek vital, proyek strategis, konstruksi, utilitas dasar seperti listrik dan pengelolalaan sampah dapat beroperasi sesuai ketentuan bisa WFO dengan prokes ketat.

Baca juga: Kembali Masuk PPKM Level 4, Wali Kota Tarakan Khairul Sebut Sekarang Sudah Muncul Klaster Komunitas

“Untuk pasar tradisional, pedagang kaki lima, laundry, asongan, pangkas rambut, harus menyiapka hand satiniter dan cuci tangan. Untuk supermarket dan minimarket dibatasi sampai pukul 20.00 WITA,” beber Khairul.

Dibeberkan Khairul, sejak 1,5 bulan terakhir, kasus Covid-19 di Tarakan terus naik. Mulai dari zona kuning mendekati hijau dan saat ini sudah memasuki zona merah.

“Dengan angka kematian hampir tiga kali lipat dari angka kematian tertinggi sejak masuknya Covid-19 di Tarakan,” ujarnya.

Aktivitas tempat hiburan malam ditutup sementara selama PPKM hingga 9 Agustus 2021 mendatang
Aktivitas tempat hiburan malam ditutup sementara selama PPKM hingga 9 Agustus 2021 mendatang (TRIBUNKALTARA.COM/ ANDI PAUSIAH)

Bahkan lanjut Khairul, saat ini Kaltara berada urutan ke-2 secara nasional kasus harian tertinggi per 100.000 penduduk.

“Pertanyaannya, kapankah pandemi ini akan berakhir? Secara teori, jika sudah ada kekebalan massal (herd immunity). Lantas, kapan kekebalan massal akan terjadi? Jika 65 persen penduduk sudah memiliki kekebalan,” beber Khairul.

Kekebalan yang dimaksud mulai dari kekebalan yang terjadi secara alamiah atau sudah terinfeksi, maupun kekebalan secara buatan melalui vaksinasi.

Baca juga: Termasuk Tarakan, Berikut Daerah yang Terapkan PPKM Level 4 Luar Jawa-Bali sampai 23 Agustus 2021

“Jika kita memilih opsi satu, artinya ada 175.000 penduduk Tarakan yang akan terinfeksi. Itu asumsi jumlah penduduk 270 ribu, baik OTG, ringan, sedang dan berat,” ujarnya.

Sementara itu, secara statistik, 10 sampai 12 persen bergejala sedang sampai berat yang memerlukan perawatan di rumah sakit.

Halaman
12
Sumber: Tribun Kaltara
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved