Berita Tarakan Terkini
Tegaskan Vaksinasi Covid-19 dari Pemerintah Gratis, dr Devi Imbau Masyarakat tak Percaya Calo
Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Tarakan, dr Devi Ika Indriarti mengimbau masyarakat tikda percaya dengan oknum menawarkan vaksin berbayar.
Penulis: Andi Pausiah | Editor: Sumarsono
TRIBUNKALTARA.COM, TARAKAN – Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Tarakan, dr Devi Ika Indriarti mengimbau masyarakat, khususnya pelaku perjalanan tak percaya dengan oknum alias calo yang menawarkan jasa vaksinasi berbayar .
Seperti insiden yang terjadi belum lama ini, Polres Tarakan mengungkap kasus oknum diduga menjadi calo atau perantara pelaku perjalanan untuk memudahkan mendapatkan vaksinasi.
“Makanya diimbau kepada masyarakat untuk kepengurusan vaksin, PCR dilakukan di fasilitas kesehatan yang memang disediakan dan direkomendasikan,” ujar dr Devi Ika Indriarti.
Untuk vaksin itu tidak berbayar dari pemerintah. Waksin tersebut awalnya bukan untuk tujuan keberangkatan.
Baca juga: Update Kasus Paket Vaksin Covid-19 Berbayar Oknum PNS di Tarakan, Polisi Sudah Periksa 7 Orang Saksi
“Karena sudah ada alokasinya. Untuk tenaga Kesehatan, untuk masyarakat umum,” jelasnya.
Devi mengatakan, informasi vaksinasi secara gratis sudah lama disampaikan termasuk di media.
“Sudah lama. Sangat disayangkan sekali kalau sampai ada yang tertipu. Di media sosial juga banyak,” jelasnya.
Ia menambahkan ini kasus ini dari pihaknya tentu sulit mencegah. Karena ketika ada sesuatu hal seperti ini, kembali kepada masyarakatnya apakah mau melakukan pembayaran meski sudah diinformasikan bahwa tidak ada pembayaran.
Baca juga: Tegaskan Vaksinasi Gratis, KKP Kelas II Tarakan Beber Kategori Harus Dipenuhi Jika Ingin Divaksin
“Berarti mereka yang tertipu. Makanya jangan mudah tertipu oleh oknum yang tak bertanggung jawab, itu sudah jelas tidak berbayar maka jangan lagi dibayar.
Termasuk vaksin itu juga harus jelas, siapa dan dari mana faskesnya,” tegasnya.
Jika ada kejadian itu, masyarakat harus segera melaporkan disertai bukti. Karena tidak dibenarkan vaksinasi harus dibayar masyarakat.
“Kami tidak pernah memungut bayaran,” jelasnya.
Titik pelaksanaan vaksinasi saat ini di Kota Tarakan ada di enam puskesmas. Lalu ada di RSUD Tarakan Provinsi Kaltara, Rumkital Ilyas Tarakan, RS Pertamina dan RS Bhayangkara. Juga ada beberapa klinik dari Polres Tarakan dan KKP.
“Ada 15 fasilitas yang melaksanakan vaksinasi,” jelasnya.
Baca juga: Benarkan VD Berstatus PNS, KKP Kelas II Tarakan Bantah ada Vaksinasi Covid-19 Berbayar
Ia sekali lagi menegaskan, karena itu tidak berbayar maka masyarakat diminta jangan mudah tertipu.
“Dan itu jelas bukan kesalahan tim satgas. Di media sosial sudah banyak. Seharusnya masyarakat paham tentang itu,” pungkasnya. (*)
Penulis: Andi Pausiah
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltara/foto/bank/originals/vaksin-geli.jpg)