Breaking News:

Berita Bulungan Terkini

Tes Covid-19 Berbayar, Bupati Bulungan Kaji Kembali Swab Antigen dan PCR bagi Peserta SKD CPNS

Tes Covid-19 berbayar, Bupati Bulungan Syarwani akan kaji kembali tes swab antigen dan PCR peserta Seleksi Kompetensi Dasar atau SKD CPNS.

Penulis: Georgie Sentana Hasian Silalahi | Editor: M Purnomo Susanto
TRIBUNKALTARA.COM/ MAULANA ILHAMI FAWDI
Bupati Bulungan Syarwani 

TRIBUNKALTARA.COM, BULUNGAN - Tes Covid-19 berbayar, Bupati Bulungan Syarwani akan kaji kembali tes swab antigen dan PCR peserta Seleksi Kompetensi Dasar atau SKD CPNS.

Bupati Bulungan Syarwani, menyampaikan kedepannya akan mengkaji kembali beserta jajaran Pemerintah Daerah Kabupaten Bulungan terkait aturan berbayar Tes Swab dan PCR bagi para peserta Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) untuk CPNS.

Baca juga: Cerita Peserta SKD CPNS Kaltara, Minta Didoakan Keluarga hingga Sudah Tegang saat di Ruang Tunggu

"Sampai hari inikan, karena kita, walaupun jadwalnya belum ya, tentu kita berusaha seminimal mungkin, jangan sampai menjadi konflik, ataupun polemik di tengah-tengah masyarakat kita," ungkap Syarwani, Bupati Bulungan.

Meskipun kebijakan tersebut, pastinya dinilai bisa berdampak membebani peserta CPNS untuk di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bulungan.

"Tentu merumuskan langkah-langkah, masalah harga terutama pasti, bebanlah ya bagi CPNS, tentu saya juga memahami bahwa, orang belum tentu lulus, bayar sudah," ujarnya Rabu (15/09/2021).

Baca juga: Hari Ke 2 Pelaksanaan SKD CPNS Kaltara 2021 Berjalan Lancar, Peserta Positif Covid-19 Dijadwal Ulang

Syarwani juga menyampaikan bahwa jika dikaji, dari sisi lain untuk pembayaran tes rapid dan swab harus di subsidi, maka harus melihat kemampuan yang dimiliki Pemerintah Daerah Kabupaten Bulungan.

"Kalau pesertanya sampai 3 ribuan, untuk di skala Kabupaten misalnya pesertanya, sementara yang diterima tidak sampai 300, ya itu menjadi pikiran kita," tandasnya.

"Ya mudah-mudahan ada titik tengah ya, solusi yang bisa kita ambil, sehingga disisi lain, tidak membebankan peserta, tapi disisi lain, pelaksanaan tes CPNS itu tetap bisa berjalan," jelasnya.

Sementara itu, Syarwani juga mengungkapkan ada banyak aspirasi diterima dari banyak kalangan mengenai Tes Swab dan PCR bagi para peserta tes CPNS di Kabupaten Bulungan, namun sampai ini Pemda Bulungan belum memutuskan untuk fasilitas hal tersebut.

Baca juga: Info CPNS Kaltara, Seorang Pelamar PPPK Guru di Nunukan Meninggal Dunia, 6 Peserta Positif Covid-19

“Iya, kita sesuaikan dahulu dengan ketersediaan anggaran yang kita miliki. Apakah memungkinkan untuk digratiskan atau tidak,” tutupnya Syarwani kepada TribunKaltara.com.

Penulis : Georgie Sentana Hasian Silalahi

Jangan Lupa Like Fanpage Facebook TribunKaltara.com

Follow Twitter TribunKaltara.com

Follow Instagram tribun_kaltara

Subscribes YouTube Tribun Kaltara Official

Sumber: Tribun Kaltara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved