Breaking News:

Berita Malinau Terkini

Program Desa Sarjana di Kabupaten Malinau Harus Transparan, Tim Seleksi dan Monitoring Dibentuk

Program Desa Sarjana akan segera dijalankan oleh desa di Kabupaten Malinau harus transparan, Provinsi Kalimantan Utara. Tim Seleksi dibentuk.

Penulis: Mohamad Supri | Editor: Junisah
TRIBUNKALTARA.COM/ MOHAMMAD SUPRI
Sekretaris Daerah Kabupaten Malinau, Ernes Silvanus saat ditemui di Kantor Bupati, Provinsi Kalimantan Utara, beberapa waktu lalu. 

TRIBUNKALTARA.COM, MALINAU - Program Desa Sarjana akan segera dijalankan oleh desa di Kabupaten Malinau, Provinsi Kalimantan Utara.

Program Desa Sarjana merupakan satu dari 5 program inovasi daerah yang dicanangkan untuk meningkatkan kualitas SDM.

Secara teknis, pemerintah daerah akan menanggung biaya kuliah mahasiswa yang terpilih menjadi peserta program tersebut dari APBD.

Baca juga: Akses Beasiswa Daerah Sulit, Mahasiswa Malinau Curhat Minta Transparansi Program Desa Sarjana

Sebelumnya diberitakan, Mahasiswa di Kabupaten Malinau meminta agar program tersebut diselenggarakan secara transparan dan tepat sasaran, Kamis (16/9/2021).

Sekretaris Daerah Kabupaten Malinau, Ernes Silvanus menerangkan untuk menjamin efektivitas program, pihaknya telah membentuk tim seleksi dan monitoring program.

Baca juga: Pemkab Malinau Akan Tanggung Biaya Kuliah Rp 10 Juta Setahun, Program Desa Sarjana Segera Dijalankan

"Ada tim yang kita bentuk untuk menyeleksi siapa yang layak terpilih mengikuti program Desa Sarjana. Karena ada indikatornya, syarat hingga kriteria calon. Jumlah anggota tim kurang lebih 11 orang," ujarnya.

Menurutnya, informasi termasuk tahapan seleksi yang diselenggarakan berdasarkan prinsip transparansi. Sehingga masyarakat dapat turut mengawal keberlanjutan program.

Sosialisasi Program Desa Sarjana di Balai Pertemuan Umum Kecamatan Malinau Kota, Kabupaten Malinau, Provinsi Kalimantan Utara, beberapa hari lalu.
(TribunKaltara.com / Mohammad Supri)
Sosialisasi Program Desa Sarjana di Balai Pertemuan Umum Kecamatan Malinau Kota, Kabupaten Malinau, Provinsi Kalimantan Utara, beberapa hari lalu. (TribunKaltara.com / Mohammad Supri) (TRIBUNKALTARA.COM/MOHAMMAD SUPRI)

Mengenai kandidat peserta program, Ernes Silvanus menerangkan indikator sasaran program disesuaikan dengan potensi desa.

Baca juga: Jalan Alternatif Desa Kuala Lapang Malinau Barat Dibangun, Dikebut Rampung H-7 Target Penyelesaian

"Program ini berkaitan penguatan sektor pendidikan dan SDM desa. Disesuaikan dengan potensi lokal. Contoh, potensi desanya bidang pertanian, sasarannya bidang yang sama. Intinya, apa yang berpotensi di desa, itu yang jadi indikatornya," ungkapnya.

(*)

Penulis : Mohammad Supri

Sumber: Tribun Kaltara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved