Berita Bulungan Terkini

Gagalkan Peredaran 2,8 Kilogram Sabu, Kapolres Bulungan Sebut Dikendalikan dari Lapas Tarakan

Gagalkan Peredaran narkoba seberat 2,8 kilogram jenis sabu, Kapolres Bulungan AKBP Ronaldo Maradona sebut dikendalikan dari Lapas Tarakan.

TRIBUNKALTARA.COM/ MAULANA ILHAMI FAWDI
Kapolres Bulungan AKBP Ronaldo Maradona, Kasatreskoba Polres Bulungan AKP Moehamad Hasan Setyabudi saat pers rilis pengungkapan kasus narkoba di Mapolres Bulungan, Kamis (23/9/2021). 

TRIBUNKALTARA.COM, TANJUNG SELOR - Gagalkan Peredaran narkoba seberat 2,8 kilogram jenis sabu, Kapolres Bulungan AKBP Ronaldo Maradona sebut dikendalikan dari Lapas Tarakan.

Polres Bulungan berhasil menggagalkan peredaran sabu seberat 2,8 Kilogram.

Sabu yang berasal dari Tawau Malayasia diketahui diselundupkan lewat jalur laut menuju wilayah Bulungan.

Baca juga: Gagalkan 2,8 Kilogram Sabu, Kapolres Bulungan AKBP Ronaldo Maradona Sebut Selamatkan 14.000 Jiwa

Dari hasil penyelidikan diketahui sabu tersebut dipesan oleh seorang narapidana kasus narkoba di Lapas Tarakan dengan inisial L.

Hal tersebut diungkapkan Kapolres Bulungan AKBP Ronaldo Maradona dalam pers rilis di Mapolres Bulungan, Kamis (23/9/2021).

"Pertama kali yang ditangkap adalah saudara A sebagai kurir dengan barang bukti seberat 2,8 Kilogram," kata AKBP Ronaldo.

"Setelah kami tangkap saudara A, berdasarkan pengembangan dan kerja sama dengan Lapas Tarakan kami berhasil mengonfirmasi pemesan barang dengan inisial L yang menjalani pidana di sana," katanya.

"Daan pihak Lapas langsung mengamankan L jadi kami sangat berterima kasih dengan kerja samanya," tambahnya.

Menurut Mantan Kasatreskoba Polres Jakbar Ini, tersangka L sudah tiga kali melakukan pemesanan barang haram tersebut dari balik jeruji.

Baca juga: Presden Jokowi Tandatangani Aturan Disiplin PNS, Bupati Bulungan Syarwani Minta ini ke Pegawai

Di mana pada pemesanan kali ini disebut sebagai pemesanan yang terbesar.

"Jadi dia mengendalikan barang ini dari segi pemesanan dan memesan dari Malaysia," ujarnya.

"Menurut L ini dia yang ketiga kali, sebelumnya dia sempat memesan 1 Kilogram dan 2 Kilogram dan ini yang terbesar, dan sebelumnya juga dibalik Lapas," tuturnya.

Pihak Polres Bulungan pun telah melakukan penahanan kepada para tersangka, khusus untuk L, penahanan tetap dilakukan di Lapas Tarakan. Para tersangka kini terancam pidana seumur hidup.

Baca juga: Naik Tingkat jadi PPKM Level 4, Bupati Bulungan Syarwani Sebut Pembelajaran Tatap Muka Berlanjut

"Kepada para tersangka kami kenakan pasal 114 ayat 2, subsider 112 ayat 2, juncto pasal 32 UU No.35/2009 tentang Narkotika ancaman pidananya seumur hidup," tegasnya.

Penulis: Maulana Ilhami Fawdi

Jangan Lupa Like Fanpage Facebook TribunKaltara.com

Follow Twitter TribunKaltara.com

Follow Instagram tribun_kaltara

Subscribes YouTube Tribun Kaltara Official

Sumber: Tribun Kaltara
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved