Kabar Artis

Denny Sumargo Laporkan Manajer Terkait Dugaan Penggelapan Uang, Total Kerugian Capai Rp 700 Juta

“Totalnya itu lebih kurang  700 an juta rupiah, hampir menuju 800 itu dari data yang kita ketahui,” papar Denny Sumargo.

Penulis: Titik Wahyuningsih | Editor: Amiruddin
Instagram @sumargodenny
Denny Sumargo 

TRIBUNKALTARA.COM – Pebasket sekaligus YouTuber Denny Sumargo melaporkan manajernya, DA ke polisi terkait dugaan penggelapan uang dan pemalsuan surat.

Laporan tersebut sudah ia daftarakan di Polda Metro Jaya pada Rabu (29/9/2021) kemarin bersama kuasa hukumnya, Mohammad Anwar.

Baca juga: Denny Sumargo Ngaku Oliva Allan Bukan Tipe Wanita Idealnya: Istri Aku Itu Langka Banget

Kabar tersebut dikonfirmasi oleh Denny Sumargo saat  menggelar konferensi pers bersama tim kuasa hukumnya, Mohammad Anwar pada hari ini, Kamis (30/9/2021).

“Tanggal 29, klien saya sendiri melaporkan didampingi saya di Polda Metro Jaya, dugaan tindak pidana yang dilakukan tentang pemalsuan surat dan penggelapan,” kata Anwar dikutip TribunKaltara dari siaran langsung YouTube Intens Investigasi.

Sementara itu suami Olivia Allan ini mengatakan total kerugian yang ia alami dari perbuatan manajernya itu mencapai Rp 700 juta.

“Totalnya itu lebih kurang  700 an juta rupiah, hampir menuju 800 itu dari data yang kita ketahui,” papar Denny Sumargo.

Pria yang akrab disapa Densu ini juga memaparkan kronologi saat mengetahui adanya kejanggalan pada sang manajer.

Kecurigaan terhadap mantan manajernya ini bermula saat Densu mendapat tawaran kerja dari salah satu produk untuk kali kedua.

Padahal menurut informasi yang ia dapat dari sang manjer, brand tersebut belum memberikan upah di tahun sebelumnya dengan alasan pandemi.

“Istri saya curiga, kok belum bayar tapi bisa kasih kerjaan lagi. Akhirnya istri saya buka rekening dan cek transaksi pengiriman uang dari klien,” paparnya.

Setelah diperiksa, ternyata ia mendapati jika uang hasil kerja yang ia peroleh selama ini ditransfer oleh sang manajer.

Padahal seharusnya Densu mendapat upah dari perusahaan yang bekerja sama dengannya tanpa perantara.

“Ditemukan kurang lebih 21 produk itu dibayarkan dari Bandung. Logikanya adalah produk ini kan punya perusahaan tapi dia membayarkan itu dari rekening pribadi atas nama manajer saya ini,” lanjutnya.

Selain menggelapkan uang, Densu mengaku jika penghasilannya selama setahun masih ditahan oleh sang manajer.

Halaman
12
Sumber: Tribun Kaltara
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved