Berita Malinau Terkini
Jadi Danton Tapal Batas RI, Letda ARM Adhityas akan Bertugas 9 Bulan di Malinau, Begini Kesiapannya
Danton Satgas Pamtas Yon Armed 18/Komposit, Letda ARM Adhityas Hafiz Aruna akan bertugas selama sembilan bulan di Kabupaten Malinau.
Penulis: Mohamad Supri | Editor: Junisah
TRIBUNKALTARA.COM, MALINAU - Satuan Tugas Pengaman Perbatasan (Satgas Pamtas) RI-Malaysia di Kabupaten Malinau berganti.
Satgas sebelumnya, Batalyon Infanteri 614/Rajapandita segera mengakhiri masa tugas setelah 9 bulan menjaga tapal batas.
Digantikan Batalyon Artileri Medan 18/Komposit asal Tanjung Redeb, Berau yang juga merupakan satuan di bawah Kodam 6 Mulawarman.
Baca juga: Satgas Pamtas Yonarhanud Kostrad Berganti, Berikut Prestasi Ditorehkan Selama 8 Bulan di Perbatasan
Komandan Peleton atau Danton Satgas Pamtas Yon Armed 18/Komposit, Letda ARM Adhityas Hafiz Aruna mengaku baru pertama kali dirinya ditugaskan menjaga wilayah terluar Indonesia.
Pria yang baru menginjakkan kaki di Bumi Intimung tersebut mengatakan, merupakan kebanggaan sebagai seorang prajurit, diamanahkan tugas besar sebagai penjaga tapal batas Indonesia.
Baca juga: Serah Terima Kodal Satgas Pamtas RI-Malaysia,Brigjen TNI Suratno Minta Prajurit Tanamkan Jiwa Korsa
"Baru kali ini kami diberi tugas sebagai Satgas menjaga wilayah perbatasan. Merupakan sebuah kebanggan bagi kami sebagai prajurit, dipercayakan tugas besar untuk menjaga tapal batas RI," ujarnya, Selasa (5/10/2021).
Sebelum ditempatkan di daerah tugas, Adhityas mengatakan dirinya belum memiliki gambaran detil kondisi wilayah perbatasan dikaitkan tugas dan fungsi satuannya sebagai bantuan tempur.
Selama ini, wilayah perbatasan yang terkenal dengan kondisi geografis ekstrim diketahuinya hanya melalui pembicaraan antar koleganya.
Kendati demikian dirinya mengaku telah siap secara psikis dan fisik untuk ditugaskan di wilayah perbatasan sekira 9 bulan ke depan.
Baca juga: Rotasi Satgas Pamtas RI-Malaysia, 134 Personel Batalyon Armed 18/Komposit Jaga Perbatasan Malinau
"Terkait gambaran wilayah tugas sebelumnya belum pernah secara langsung, hanya dari pembicaraan. Tapi kita sudah siap fisik dan psikis, karena sudah dibekali. Sebagai prajurit kami harus selalu siap," katanya.
Berdasarkan informasi yang dihimpun TribunKaltara.com, total keseluruhan personel Yon Armed 18/Komposit berjumlah 550 personel. Tersebar di 3 wilayah perbatasan Kalimantan Utara dan Kalimantan Timur.
Dari jumlah tersebut, 134 diantaranya ditempatkan di 7 Pos Perbatasan RI-Malaysia di Kabupaten Malinau menggantikan Satgas Pamtas sebelumnya, Batalyon Infanteri 614/Rajapandita.
Sementara ini, sejumlah personel masih berada di Stadion Utama Malinau Kota sebelum dijadwalkan berangkat ke pos perbatasan menggunakan tranportasi udara.
Baca juga: Bakal Kibarkan Bendera di Puncak Benteng Pertahanan, Satgas Pamtas RI-Malaysia Libatkan Anak Muda
Satuan tersebut efektif bertugas selama 9 bulan mendatang, terhitung sejak September 2021 hingga Juni 2022 mendatang.
(*)
Penulis : Mohammad Supri
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltara/foto/bank/originals/letda-arm-adhityas-hafiz-ardana-02.jpg)