Breaking News:

Berita Bulungan Terkini

Cegah Peretasan Data, Diskominfo Pemprov Kaltara, Lakukan Sosialisasi Tingkat Kabupaten Kota

Bentuk antisipasi keamanan dari berita bohong atau hoaks di lingkungan pemerintahan Provinsi Kalimantan Utara.

TRIBUNKALTARA.COM/ GEORGIE SENTANA HASIAN SILALAHI
Kegiatan Bimbingan Teknis Penanganan Insiden Keamanan Se-Kalimantan Utara Kamis (14/10/2021) 

TRIBUNKALTARA.COM, TANJUNG SELOR - Bentuk antisipasi keamanan dari berita bohong atau hoaks di lingkungan pemerintahan Provinsi Kalimantan Utara yang diikuti lima Kabupaten/Kota Staf Informasi Teknologi Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (DKISP) se-Kaltara.

"Kegiatan ini diadakan untuk menyikapi kemajuan teknologi cukup pesat, dalam dunia kerja sangat membantu, namun dalam hal itu ada cela kemungkinan rawan-rawan pencurian data informasi," ungkap Siti Asrida Kepala Bidang Persandian dan Keamanan Informasi Pemprov Kaltara.

Bimbingan teknisi yang diadakan Hotel Luminor, Tanjung Selor itu menghadirkan tiga narasumber Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), Marcelina Tri Nasiti Widayatmi, Sandiman Madya BSSN; Aprita Danang Permana, Sandiman Muda BSSN; dan Faizal Wahyu Romadhon, Sandiman Pertama BSSN.

Baca juga: Jubir Satgas Covid-19 Tarakan Tegaskan Informasi Pengumuman Vaksinasi yang Beredar di Grup WA Hoaks

"Melalui kegiatan bimtek ini, kita berharap dari seluruh peserta yang ada itu bisa mengantisipasi adanya insiden-insiden semisal waktu terjadi di dunia maya, dunia siber," tegasnya Kamis (14/10/2021).

Lebih lanjut, Siti kepada 25 peserta yang hadir dari lima Kabupaten/Kota di Kaltara harapan kedepan sebagai wujud persiapan membentuk badan siber dari Pemerintah Provinsi Kaltara untuk menangkal berita hoaks.

Baca juga: Jangan Percaya Hoaks! UPT Tarakan Command Center ATCS Tegaskan tak Berlakukan Tilang Elektronik

"Artinya dalam tim siber itu nanti diberikan kepercayaan untuk menangani segala insiden berita hoaks yang ada di Kabupaten/Kota dan mungkin bisa juga akan berkoordinasi dengan badan siber nasional," tuturnya.

Siti tekankan juga untuk peserta dengan background pendidikan dahulunya fasih bidang Informasi Teknologi (IT) akan diprioritaskan untuk kegiatan tersebut.

Siti Asrida Kepala Bidang Persandian dan Keamanan Informasi Pemprov Kaltara.
Siti Asrida Kepala Bidang Persandian dan Keamanan Informasi Pemprov Kaltara. (TRIBUNKALTARA.COM/ GEORGIE SENTANA HASIAN SILALAHI)

"Itupun kalau bisa bukan hanya sekedar fashion belajarnya disitu, tapi dia juga aktif, karena dunia maya ini kan berkembang terus, jadi anak yang perdalamin dunia IT dahulunya kita prioritaskan," jelasnya.

Materi Bimtek Penanganan Insiden Keamanan Informasi Se-Kalimantan Utara kepada peserta adalah drill face yaitu cara menangkal informasi hoaks dengan mendeteksi situs palsu tersebut secara tidak terdeteksi.

Baca juga: Viral Video Pemeran Parakan 01 di Serang Banten Dinikahkan, Kades Sebut Hoaks

"Dia diberikan beberapa serangan info berita dan dia diajarkan cara untuk menangkis sebenarnya itu berita palsu kemudian untuk menghapus berita disitus itu kami lakukan tanpa tak terdeteksi," tutupnya.

(*)

Penulis : Georgie Sentana Hasian Silalahi

Sumber: Tribun Kaltara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved