SKK Migas dan KKKS Dorong Multiplier Effect Industri Hulu Migas Bagi Daerah
SKK Migas dan KKKS mendorong peningkatan efek berganda (multiplier effects) industri hulu migas pada perekonomian daerah dan nasional.
Selain batik, Pertamina juga berhasil membidani lahirnya Kelompok Perempuan 'Amanah Lingkungan' merupakan satu-satunya kelompok perempuan yang berada di Dusun Airport, Desa Sangkima, Kecamatan Sangatta Selatan, Kabupaten Kutai Timur.
Menggandeng Balai Taman Nasional Kutai Timur, Pertamina mendorong pemanfaatan kawasan pantai dan perairan dengan mengolah hasil perikanan, salah satunya menjadi abon ikan.
Produk abon ikan Amanah Lingkungan cukup diminati pasar dan berhasil menambah pendapatan bersih untuk kelompok sebesar Rp6 juta/bulan.
Selain Pertamina, KKKS Eni berhasil mencetak mitra yang sukses dalam bergerak di industri pertanian, peternakan dan agrowisata, yaitu Joglo Tani Kolong Langit.
Berkat program pembinaan KKKS Eni, Joglo Tani terkenal dengan produk beras organiknya yang ditanam tanpa pestisida serta bahan kimia.
Sementara KKKS Mubadala Petroleum juga melakukan pengembangan masyarakat dengan menggandeng Yayasan Karampuang khususnya di wilayah Sulawesi Barat sejak 2020.
Hal ini sejalan dengan misi perusahaan untuk terus memetakan dan mengembangkan potensi masyarakat yang berada di wilayah operasinya.
(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltara/foto/bank/originals/skk-migas-191021.jpg)