Breaking News:

Berita Malinau Terkini

Cegah Kasus Covid-19 di Perbatasan RI, Masuk Wilayah Apau Kayan Wajib Isolasi Mandiri Sepekan

Cegah Kasus Covid-19 di Perbatasan RI, Masuk Wilayah Apau Kayan Wajib Isolasi Mandiri Sepekan.Puji tuhan, masyarakat kita di Apau Kayan sudah pulih.

Penulis: Mohamad Supri | Editor: Junisah
TribunKaltara.com/Mohammad Supri
Pengiriman vaksin dan logistik penanganan Covid-19 dari Bandara Kol RA Bessing Malinau menuju wilayah Apau Kayan, Kabupaten Malinau, Provinsi Kalimantan Utara, beberapa waktu lalu. (TribunKaltara.com / Mohammad Supri) 

TRIBUNKALTARA.COM, MALINAU - Perkembangan kasus  Covid-19 di wilayah perbatasan RI-Malaysia kini bebas dari kasus aktif virus Corona.

Perekonomian, aktivitas masyarakat dan roda pemerintahan di wilayah Apau Kayan telah pulih seperti sediakala.

Hal tersebut diungkapkan oleh Ketua Adat Besar Apau Kayan Kabupaten Malinau, Ibau Ala.

Baca juga: Polres Bulungan Gelar Vaksinasi Covid-19 di TPI Sabanar, Warga: Enggak Sakit, Kayak Digigit Semut

"Puji tuhan, masyarakat kita di Apau Kayan sepenuhnya telah pulih dari kasus Covid-19. Pemerintahan dan aktivitas masyarakat telah pulih seperti biasa," ujarnya, Kamis (28/10/2021).

Sebelumnya, ratusan masyarakat di wilayah perbatasan RI-Malaysia tersebut dilaporkan terpapar virus Corona pada 25 Juni 2021 lalu.

Baca juga: Dinas Kesehatan Malinau Kirim 1.270 vial Vaksin, Sasar Warga di Perbatasan RI-Malaysia

Berdasarkan Data Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Malinau, masyarakat di perbatasan RI-Malaysia telah pulih sepenuhnya. Satgas menjadwalkan vaksinasi di wilayah Apau Kayan dimaksimalkan pada bulan November 2021 ini.

Kendati telah pulih sepenuhnya, warga dan pemerintah desa masih ketat memberlakukan pembatasan orang keluar masuk ke wilayah kecamatan.

Pengiriman logistik dan perlengkapan medis dari Bandara Kol RA Bessing Malinau Kota ke wilayah Apau Kayan Perbatasan RI-Malaysia, Kabupaten Malinau, Provinsi Kalimantan Utara, beberapa waktu lalu.
Pengiriman logistik dan perlengkapan medis dari Bandara Kol RA Bessing Malinau Kota ke wilayah Apau Kayan Perbatasan RI-Malaysia, Kabupaten Malinau, Provinsi Kalimantan Utara, beberapa waktu lalu. (TRIBUNKALTARA.COM/ MOHAMMAD SUPRI)

"Kami berterima kasih, karena Apau Kayan pulih saat ini berkat dukungan semua pihak. Karena kita belajar dari pengalaman lalu, prosedur isolasi masih diberlakukan bagi yang masuk ke kecamatan," ujarnya.

Setiap warga yang masuk ke wilayah kecamatan diwajibkan untuk isolasi diri selama 5 hari atau sepekan.

Baca juga: Update Kasus Covid-19 di Perbatasan RI-Malaysia, Positif Capai 514 Orang di Apau Kayan Malinau

Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Malinau, Wempi W Mawa menjelaskan kendati kasus aktif melandai, pengetatan masih diberlakukan.

"Saat ini, Malinau memperpankang PPKM level 3, kasus aktif kita menurun drastis. Tapi pembatasan masih, sama agar keadaan daerah benar-benar kondusif," katanya.

(*)

Penulis : Mohammad Supri

Sumber: Tribun Kaltara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved