Senin, 20 April 2026

Berita Kaltara Terkini

Kunjungan Presiden Joko Widodo ke Kaltara, DPRD Minta Pemprov Suarakan DOB Tanjung Selor

DPRD Kaltara minta agenda kunjungan Presiden Joko Widodo jadi momen Pemprov suarakan Daerah Otonomi Baru atau DOB Tanjung Selor.

TRIBUNKALTARA.COM / MAULANA ILHAMI FAWDI
Sudut Kota Tanjung Selor dari Jalan Pahlawan (TRIBUNKALTARA.COM / MAULANA ILHAMI FAWDI) 

TRIBUNKALTARA.COM, TANJUNG SELOR - DPRD Kaltara minta agenda kunjungan Presiden Joko Widodo jadi momen Pemprov suarakan Daerah Otonomi Baru atau DOB Tanjung Selor.

Rencana kedatangan Presiden RI Joko Widodo ke Kaltara pada 16 Desember 2021 ini dipastikan ditunda.

Agenda kunjungan Presiden Jokowi ke Kaltara dalam rangka melakukan groundbreaking kawasan industri dan pelabuhan internasional (KIPI) di Bulungan dan pembagian serifikat lahan di Tarakan.

Baca juga: KPwBI Kaltara Sebut Angkutan Udara Sumbang Inflasi, Tedy Arif Budiman Minta Pemda Lakukan Ini

Kedatangan Presiden RI ke Kaltara pun dijadwalkan ulang pada pekan depan, dan masih dengan agenda yang sama.

Kendati dijadwalkan ulang, DPRD Kaltara meminta agar kehadiran Presiden RI nantinya dapat dimanfaatkan Pemprov Kaltara untuk menyuarakan rencana pembentukan Daerah Otonomi Baru (DOB) Kota Tanjung Selor.

Menurut Ketua DPRD Kaltara Norhayati Andris, pembentukan Kota Tanjung Selor sangat penting, mengingat sampai saat ini Kaltara sebagai sebuah provinsi belum memiliki Ibu Kota dengan kedudukan Kota.

"Untuk Tanjung Selor ini belum memiliki legalitas sebagai Kota," kata Norhayati Andris, Selasa (14/12/2021).

"Tentu ini harus menjadi perhatian khusus agar Tanjung Selor dapat menjadi Kota sebagai Ibu Kota-nya Provinsi Kaltara," ujarnya.

Baca juga: Ekonomi Akan Tumbuh Besar, Otoritas Jasa Keuangan Siap Dirikan Kantor Perwakilan di Kaltara

"Dan ini tentu harus disuarakan oleh pemerintah saat nanti bertemu dengan Pak Presiden," tambahnya.

Menurutnya, pembentukan Tanjung Selor sebagai sebuah Kota cukup penting, karena ke depan akan semakin banyak orang berkunjung ke Tanjung Selor seiring berjalannya proyek KIPI.

"Tentu ke depan semakin banyak orang datang ke sini khususnya ke Tanjung Selor, jadi kita harus menyiapkan tempat dan mudah-mudahan Tanjung Selor statusnya tidak lagi sebagai kecamatan," tuturnya.

Penulis: Maulana Ilhami Fawdi

Sumber: Tribun Kaltara
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved