Berita Tarakan Terkini

Prediksi Hujan di Januari & Februari 2022, BMKG Tarakan Beber Kaledioskop 3 Kejadian Besar di 2021

Badan Meteorologi, Klimatologi dan GeoFisika Kota Tarakan merilis prediksi kondisi cuaca yang akan terjadi di Januari hingga Februari 2022.

Penulis: Andi Pausiah | Editor: Junisah
TRIBUNKALTARA.COM/ ANDI PAUSIAH
Longsor yang pernah terjadi di Agustus 2021 dikarenakan hujan. 

TRIBUNKALTARA.COM, TARAKAN – Badan Meteorologi, Klimatologi dan GeoFisika Kota Tarakan merilis prediksi kondisi cuaca yang akan terjadi di Januari hingga Februari 2022.

Khususnya untuk curah hujan berdasarkan prakiraan curah hujan bulanan yakni di bulan Januari 2022, berada di skala menengah hingga skala tinggi berkisar 200-400 mm.

“Untuk Februari sama di skala menengah hingga tinggi, kisaran 200-400 mm,” ujar Raina, Prakirawan Cuaca BMKG Tarakan.

Baca juga: BPBD Tarakan Imbau Warga Waspada Bencana Akhir Tahun, Potensi Longsor Bisa Terjadi Jika Hujan Deras

Adapun sifat hujan di Januari dan Februari 2021, masih di ambang normal hingga menuju di atas normal. Di Tarakan ada beberapa wilayah masuk di atas normal dan masuk kategori normal.

Umumnya kata Raina, cuaca di Kaltara dipengaruhi pola-pola angin. Ia menambahkan, Tarakan memiliki pengaruh awan yang cukup tinggi dan perlu diwaspadai adanya perubahan cuaca yang terjadi secara tiba-tiba.

Baca juga: BPBD Nunukan Wanti-wanti Warga soal Banjir dan Longsor, Air Sungai Sembakung Mulai Naik 75 Cm

“Terjadi hujan tidak kita prediksi. Adapun hujan lokal biasa intensitas sedang dan lebat dan waktunya hanya setengah jam sampai satu jam saja,” bebernya.

Lebih jauh ia menambahkan, hujan lokal pertumbuhan awannya muncul tiba-tiba. Kadang dalam waktu 10 menit awan muncul dan 10 menit kemudian menghilang.

Longsor yang pernah terjadi di Agustus 2021 dikarenakan hujan.
Longsor yang pernah terjadi di Agustus 2021 dikarenakan hujan. (TRIBUNKALTARA.COM/ ANDI PAUSIAH)

Menyoal bibit siklon di wilayah Selatan, tidak berpengaruh terhadap cuaca di wilayah Kaltara.

Sementara itu, M. Sulam Khilmi, Kepala BMKG Tarakan membeberkan kaledioskop cuaca Tarakan dan bencana alam yang terjadi di tahun 2021.

Pada 6 Agustus 2021, terjadi tanah longsor yang menewaskan seorang warga Tarakan tepatnya di Kelurahan Sebengkok.

Kemudian pada Kamis (23/9/2021), terjadi hujan lebat menyebabkan banjir yang terjadi di Kota Tarakan.

Baca juga: Gempa 4.8 SR Guncang Pulau Bali Akibatkan Tanah Longsor di Trunyan, Empat Warga Tewas Tertimbun

Selain itu ada pula fenomena banjir rob yang terjadi Senin 6 Desember 2021 lalu di Kota Tarakan.

Ia menguraikan, suhu rata-rata di Kota Tarakan selama 2021 yakni di kisaran 27,51 derajat Celsius untuk suhu udara harian dan rata-rata suhu udara maksimum 31,5 derajat Celcius dan rata-rata suhu udara minum 24,51 derajat Celcius.

“Suhu udara permukaan diamati pada ketinggian antara 1,20 meter sampai 1,25 meter dari permukaan tanah menggunakan thermometer,” bebernya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Kaltara
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved