Berita Malinau Terkini

Bupati dan Kepala Adat Sepakati Rencana Gelaran Seni Malinau, Kejelasan Anggaran jadi Kendala Utama

Bupati dan kepala adat sepakati rencana gelaran seni Malinau, kejelasan anggaran jadi kendala utama.

Penulis: Mohamad Supri | Editor: M Purnomo Susanto
TRIBUNKALTARA.COM / MOHAMMAD SUPRI
Ilustrasi, Panggung Kesenian Padan Liu Burung di Kecamatan Malinau Kota, Kabupaten Malinau, Provinsi Kalimantan Utara, beberapa waktu lalu. (TRIBUNKALTARA.COM / MOHAMMAD SUPRI) 

TRIBUNKALTARA.COM, MALINAU - Bupati dan kepala adat sepakati rencana gelaran seni Malinau, kejelasan anggaran jadi kendala utama.

Perwakilan 11 suku atau etnis di Malinau menyatakan kesediaan untuk mengisi agenda pertunjukan kesenian.

Pagelaran seni dan budaya tersebut dalam tahap perencanaan dan telah dibahas bersama oleh kepala atau ketua adat Kabupaten Malinau.

Baca juga: 11 Kepala Adat di Malinau Duduk Bersama, Bahas Rencana Pagelaran Kesenian Tahun ini

Hasil rapat bersama tersebut diamini Bupati Malinau, Wempi W Mawa.

Pemerintah Daerah akan memfasilitasi agenda pagelaran seni tersebut.

Kepala Lembaga Adat Besar Tidung Kabupaten Malinau, Edy Marwan menyampaikan dukungannya atas rencana ini.

Pagelaran seni dan budaya dinilainya sebagai upaya kampanye, mewariskan norma dan nilai adat kepada generasi penerus.

"Kami mendukung kegiatan-kegiatan pertunjukan kebudayaan dan pertunjukan kesenian ini. Karena ini penting untuk nilai-nilai budaya.

Permintaan kami, agar untuk suku Tidung, bisa diadakan di Balai Adat Tidung Malinau Seberang," ujarnya, Rabu (12/1/2022).

Rencana tersebut turut didukung perwakilan suku lainnya.

Baca juga: Tahun 2022, Lokasi Pengukuran Indeks Kualitas Air Ditetapkan, Ini 8 Lokasi Titik Pantau di Malinau

Namun, ada beberapa usulan yang disampaikan dalam rapat tersebut.

Diantaranya soal kejelasan anggaran kegiatan, lama waktu persiapan, bentuk pagelaran budaya, hingga mekanisme pertunjukan.

Ketua Adat Dayak Lundayeh Malinau, Paulus Belapang berharap kegiatan tersebut difasilitasi dan didukung oleh pemerintah daerah.

Utamanya soal dana kegiatan. Sebab menurutnya, sekecil apapun kegiatan, tetap memerlukan anggaran.

Mulai dari mobilisasi perlengkapan hingga pemeran kesenian.

Sumber: Tribun Kaltara
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved