Breaking News:

Berita Kaltara Terkini

Bobot 34 Gross Ton, UPP Tanjung Selor Sebut Perlu 5 Hari Evakuasi KM Dua Satu Kandas di Sungai Kayan

Bobot 34 gross ton, UPP Tanjung Selor sebut perlu 5 hari evakuasi KM Dua Satu yang kandas di Sungai Kayan.

TRIBUNKALTARA.COM / MAULANA ILHAMI FAWDI
Kondisi KM Dua Satu yang kandas di perairan sungai Kayan di sekitar Desa Salimbatu, Jumat (14/1/2022), kapal tujuan Tarakan ini kandas setelah menabrak bagian bangkai kapal karam yang ada di dasar sungai Kayan (TRIBUNKALTARA.COM / MAULANA ILHAMI FAWDI) 

TRIBUNKALTARA.COM, TANJUNG SELOR - Bobot 34 gross ton, UPP Tanjung Selor sebut perlu 5 hari evakuasi KM Dua Satu yang kandas di Sungai Kayan.

Kapal Motor (KM) Dua Satu kandas di perairan sungai Kayan, Jumat (14/1/2022) dini hari.

Kapal pengangkut barang ekspedisi itu sedianya berlayar menuju Kota Tarakan.

Baca juga: Kenang Mendiang Kepala Ombudsman Kaltara Ibramsyah, Rektor Unikaltar: Banyak yang Beliau Buat

KM Dua Satu yang kandas di perairan Sungai Kayan di sekitar Desa Salimbatu, Jumat (14/1/2022), Tampak sebuah mobil tenggelam. (TRIBUNKALTARA.COM / MAULANA ILHAMI FAWDI)
KM Dua Satu yang kandas di perairan Sungai Kayan di sekitar Desa Salimbatu, Jumat (14/1/2022), Tampak sebuah mobil tenggelam. (TRIBUNKALTARA.COM / MAULANA ILHAMI FAWDI) (TRIBUNKALTARA.COM / MAULANA ILHAMI FAWDI)

 

Pada dini hari, KM Dua Satu diduga menabrak bagian bangkai kapal yang karam di dasar sungai Kayan.

KM Dua Satu dengan bobot 34 GT itu pun mulai oleng dan kandas setelahnya.

Barang bawaan seperti mobil dan motor dan drum oli terlihat terendam air, beruntung untuk unit delapan sepeda motor berhasil dievakuasi ke kapal motor lainnya yang turut membantu jalannya proses evakuasi.

Namun, untuk dua unit mobil terlihat belum berhasil dievakuasi dan masih terendam air sejak dini hari tadi.

Bahkan untuk unit mobil yang berwarna merah hanya terlihat kap bagian atas semata.

Ditemui di lokasi kejadian, pihak Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Tanjung Selor mengatakan, proses evakuasi membutuhkan waktu setidaknya lima hari.

Hal ini dikarenakan, para ABK harus merakit drum-drum yang kosong yang difungsikan sebagai pelampung untuk menarik mobil yang terendam.

"Kita belum bisa memperkirakan karena kondisi air juga semakin pasang, kalau dari pemilik mengatakan mungkin lima hari bisa terangkat," kata Plh Kepala UPP Tanjung Selor, Mulyono.

Baca juga: Selama Pandemi Covid-19, Ini Pertamkali Kaltara Berangkatkan Jemaah Umrah ke Tanah Suci, Ada 3 Orang

Kapal Motor yang membawa kendaraan karam sebagian badannya di perairan muara sungai Kayan di daerah Salimbatu, Bulungan, Jumat (14/1/2022). (TRIBUNKALTARA.COM / MAULANA ILHAMI FAWDI)
Kapal Motor yang membawa kendaraan karam sebagian badannya di perairan muara sungai Kayan di daerah Salimbatu, Bulungan, Jumat (14/1/2022). (TRIBUNKALTARA.COM / MAULANA ILHAMI FAWDI) (TRIBUNKALTARA.COM / MAULANA ILHAMI FAWDI)

 

"Mereka sekarang ini sedang mengangkat dengan teknik pakai drum, semoga bisa secepatnya," sambungnya.

Mulyono mengatakan, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, pihaknya belum bisa memastikan estimasi kerugian akibat kandasnya KM Dua Satu ini.

"Korban jiwa tidak ada hanya kerugian barang-barang saja materil, perkiraannya kita belum tahu," tuturnya.

Penulis: Maulana Ilhami Fawdi

Sumber: Tribun Kaltara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved