Senin, 18 Mei 2026

Timnas Indonesia

Akar Masalah #HarunaOut Trending di Twitter, Haruna Soemitro Diminta Angkat Kaki dari Exco PSSI

Akar masalah #HarunaOut dan Timnas trending topic di Twitter, Haruna Soemitro diminta cabut dari Exco PSSI, sindir Shin Tae-yong di Timnas Indonesia.

Tayang:
Kolase TribunKaltara.com / pssi.org dan Tribunnews / Abdul Majid
Pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong dan Exco PSSI, Haruna Soemitro. (Kolase TribunKaltara.com / pssi.org dan Tribunnews / Abdul Majid) 

TRIBUNKALTARA.COM - Berikut akar masalah #HarunaOut dan Timnas trending topic di Twitter, Haruna Soemitro diminta angkat kaki dari Exco PSSI imbas sindir Shin Tae-yong di Timnas Indonesia.

Nama Exco PSSI, Haruna Soemitro mendapat sorotan tajam dari netizen setelah menyindir pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong.

Media sosial Twitter kini diramaikan dengan tagar #HarunaOut, pasca rapat evaluasi antara Exco PSSI dan pelatih kepala Timnas Indonesia, Shin Tae-yong.

Tak tanggung-tanggung, tagar #HarunaOut dan #Timnas langsung melesat menjadi trending topic di Twitter pada Senin (17/1/2022) pagi.

Tercatat ada 7,872 tweets yang menyematkan tagar #HarunaOut, serta 4,436 Tweets tagar Timnas di Twitter.

Sorotan ini bermula dari akun Twitter @idextratime yang memposting cuplikan perbincangan Exco PSSI Haruna Soemitro dalam sebuah podcast.

Dalam cuplikan tersebut, Haruna Soemitro mengaku Shin Tae-yong tersinggung saat rapat Exco PSSI setelah dikritik tak bisa memberikan prestasi untuk Timnas Indonesia.

Lantas Haruna Soemitro mengkritik Shin Tae-yong, bahwa prestasi yang diberikan pelatih Korea Selatan itu sama dengan yang diberikan Luis Milla satat menukangi Timnas Indonesia, nihil gelar.

Meskipun Timnas Indonesia di bawah Shin Tae-yong keluar sebagai runner-up Piala AFF 2020.

Selain itu, Haruna Soemitro juga menyoroti adanya masalah komunikasi antara PSSI dengan Shin Tae-yong.

Padahal, sebelumnya Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, menilai ada hal utama yang lebih penting dilakukan sepakbola Indonesia ketimbang melulu memikirkan soal prestasi.

Hal itu diungkapkan pelatih asal Korea Selatan tersebut saat buka-bukaan mengenai alasannya menerima tawaran dari PSSI pada tahun 2019 lalu.

Exco PSSI, Haruna Soemitro. (Kompas.com/ Suci Rahayu)
Exco PSSI, Haruna Soemitro. (Kompas.com/ Suci Rahayu) (Kompas.com/ Suci Rahayu)

Baca juga: Jose Mourinho jadi Inspirasi Shin Tae-yong, tak Suka Kebiasaan Lemot Pemain Timnas Indonesia

Sudah dua tahun lebih sejak Timnas Indonesia ditukangi oleh Shin Tae-yong.

Bersama Shin Tae-yong, Timnas Indonesia dinilai terus mengalami perkembangan pesat.

Shin Tae-yong berhasil melakukan regenerasi di Timnas Indonesia dengan baik.

Terbaru Shin Tae-yong sukses mengantarkan Timnas Indonesia melaju ke babak final Piala AFF 2020.

Sayangnya, di partai final Timnas Indonesia harus mengakui keunggulan Thailand dengan skor agregat 6-2.

Setelah cuplikan wawancara Haruna Soemitro disorot, muncul #HarunaOut jadi trending topic di Twitter.

Akun Twitter @medioclubID mengkritik Haruna Soemitro yang dianggap membahayakan masa depan Timnas Indonesia.

"PSSI DAN PENYAKITNYA [THREAD]

Kami membuat thread ini murni karena kepedulian terhadap PSSI & timnas, sekaligus ketakutan akan masa depan timnas dan sepakbola Indonesia setelah mendengar statement Bapak Haruna Soemitro," tulis akun tersebut.

Kritik terhadap eks bos Madura United itu juga datang dari akun Twitter @MafiaWasit.

"Masih berharap sepakbola Indonesia akan mengejar Myanmar dengan pengurus federasi yang berpikirnya begini? #HarunaOut," tulis akun Twitter @MafiaWasit.

Baca juga: Jadi Andalan Timnas Indonesia, Ricky Kambuaya Idolakan Boaz Solossa & Ingin Main Bareng di Persipura

Sindiran Haruna Soemitro ke Shin Tae-yong itu justru berbanding terbalik dengan reaksi netizen terhadap racikan pelatih Timnas Indonesia itu.

Kini Shin Tae-yong mendapat dukungan dari pecinta sepak bola Indonesia.

Rupanya Shin Tae-yong enggan mengutamakan mengejar prestasi selama menangani Timnas Indonesia.

Ada alasan lebih mulia yang ingin dilakukan oleh Shin Tae-yong untuk Indonesia.

Pelatih berusia 52 tahun itu mengaku alasannya datang ke Indonesia adalah untuk mengubah sistem sepak bola di Tanah Air.

"Sebenarnya saya ke Indonesia untuk mengubah sistem sepak bolanya," kata Shin Tae-yong dalam wawancaranya dengan Myeongjangdeul dan diterjemahkan melalui akun YouTube BAL.

Menurut Shin Tae-yong, saat ini sepak bola di Indonesia belum bisa berharap banyak untuk berprestasi.

Shin Tae-yong menilai harus ada perbaikan lebih dulu di sistem sepak bola Indonesia.

Hal itu lah yang saat ini sedang coba dibenahi oleh Shin Tae-yong.

"Daripada terlalu berpikir pada prestasi, saya berpikir bahwa akarnya harus kuat agar ke atasnya juga kuat," tutur Shin Tae-yong.

"Tidak bisa hanya membebankan prestasi di kancah senior saja kepada pelatih," imbuhnya.

Baca juga: Tolak Bayaran Fantastis Klub China, Shin Tae-yong Beber Alasan Pilih Latih Timnas Indonesia

Shin Tae-yong sendiri membeberkan hal-hal yang sudah berhasil diubahnya selama dua tahun menagani Timnas Indonesia.

"Sebelumnya, Indonesia adalah tim dengan rata-ratausia pemain tertua di Asia Tenggara," ungkap Shin Tae-yong.

"Tapi, sekarang di tangan saya rata-ratanya menjadi 21,5 tahun."

"Saya benar-benar merekrut banyak pemain muda," sambungnya.

Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong. (Instagram / @pssi)
Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong. (Instagram / @pssi) (Instagram / @pssi)

Baca juga: Shin Tae-yong Beber Alasan Hanya Asnawi yang Pantas Mentas di Korsel, Pemain Indonesia Lain Tidak?

Shin Tae-yong mengatakan bahwa dirinya ingin menyiapkan warisan untuk Timnas Indonesia

"Saya bukan orang yang akan terus di sana (Indonesia)," kata Shin Tae-yong.

"Bagaimanapun saya harus menempa pemain muda dan mengubah sistemnya."

"Saya berusaha membuat tim dengan pemikiran seperti itu," katanya.

(*)

Berita tentang Timnas Indonesia

(TribunKaltara.com / Cornel Dimas Satrio K)

Join Grup Telegram Tribun Kaltara untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/tribunkaltaracomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Jangan Lupa Like Fanpage Facebook TribunKaltara.com

Follow Twitter TribunKaltara.com

Follow Instagram tribun_kaltara

Subscribes YouTube Tribun Kaltara Official

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved