Kamis, 30 April 2026

Tips Otomotif

Jangan Tunggu Menipis, Ini Ciri-ciri Kampas Rem Sudah Harus Segera Diganti

Kali ini di segmen tips otomotif, akan diulas mengenai tanda-tanda kampas rem kendaraan harus diganti.

Tayang:
TribunKaltara/St Hamdana Rahman
Ilustrasi rem 

TRIBUNKALTARA.COM - Kali ini di segmen tips otomotif, akan diulas mengenai tanda-tanda kampas rem kendaraan harus diganti.

Sebagian orang beranggapan, saat kampas rem kendaraan masih tebal, hal tersebut dianggap masih aman dan tak perlu diganti.

Tapi anggapan tersebut dinilai keliru.

Mekanik Bagus Motor Jl. Cilincing, Jakarta Utara, Tubagus Reza menjelaskan bahwa ada kalanya kampas rem yang masih tebal harus segera diganti.

Baca juga: Kiat Memilih Busana Berkendara bagi Perempuan: Aman, Nyaman dan Trendi

Menurut Tubagus, dalam beberapa kasus ada kampas rem yang materialnya mengeras sehingga saat mengerem sudah tidak maksimal.

Ciri-cirinya, sebut dia, yaitu saat melakukan pengereman, handle rem terasa keras.

Jelas Tubagus, kasus ini sering ditemukan saat ganti kampas rem memakai produk aftermarket, apalagi kampas rem yang mereknya tidak jelas.

Sambungnya, kondisi seperti ini bisa berpotensi memakan piringan cakram jadi cepat tipis namun performa pengereman juga menurun.

Baca juga: Tips Keringkan Busa Helm yang Basah, Tak Perlu Repot ke Laundry, Cukup Pakai Alat Sederhana Ini

Makanya, saran Tubagus, jika mengalami masalah seperti itu sebaiknya segera ganti kampas rem motor dan jangan dibiarkan.

"Ditakutkan, rem malah tidak berfungsi maksimal saat dibutuhkan dan bisa membuat celaka," ujarnya.

Kondisi umum yang selama ini, adalah saat kampas rem menipis itu harus diganti, karena jika tidak, tentu kondisi tersebut akan memakan piringan cakram dan berpotensi bikin piringan jadi tipis.

Kiat Memilih Busana Bermotor bagi Perempuan

Tampil gaya saat riding memang tidak ada salahnya, tapi juga harus memperhatikan keselamatan diri sendiri dan juga orang lain di jalan.

Saat berkendara, khususnya roda dua tentunya wajib memakai helm untuk keselamatan di jalan.

Namun jangan hanya berfokus pada helm sebagai penunjang keselamatan saat riding.

Berikut ini pakaian yang sebaiknya dihindari saat riding buat kaum hawa.

Baca juga: Tingkatkan Kapasitas Mesin Honda Vario 125 jadi 155 CC, Cukup Ganti Part Ini

Sangat tidak dianjurkan mengenakan rok saat berkendara bagi perempuan.

Kalaupun tak bisa dihindari, usahakan rok bisa dijepit jika bagian bagian bawahnya berkibar-kibar.

Saat mengenakan rok dalam mengendarai motor, pastikan ruang gerak kaki cukup, tapi rok tak terlalu berkibar ke luar melebihi lebar motor.

Selain itu sepatu hak tinggi juga sangat tidak disarankan untuk berkendara.

Flat shoes akan lebih baik dalam mencengkeram pedal, apalagi yang menggunakan motor non-matic.

Jangan juga menggunakan sandal, sepatu riding sebenarnya pilihan paling tepat.

Atau paling tidak gunakan sepatu yang menutupi pergelangan kaki seperti sneakers.

Ladies yang memiliki rambut panjang juga harus memperhatikan tatanannya.

Baca juga: Siap Panaskan Persaingan Pasar Otomotif, Suzuki Ertiga Hybrid Segera Mengaspal di Indonesia

Jangan menguncir rambut terlalu tinggi agar tetap nyaman saat menggunakan helm.

Celana pendek juga sebisa mungkin harus dihindari.

Risiko goresan jika kecelakaan, atau luka terkena panas knalpot akan lebih besar jika pakai celana pendek.

Selanjutnya, ladies yang membawa banyak barang misalnya dompet, pouch make up, handphone dan sebagainya, sebaiknya hindari menggunakan tas selempang atau jenis tote bag.

Karena model tas seperti itu menuntut kita lebih effort menjaga agar tas tetap berada di pundak.

Selain itu, kalau lagi naik motor takutnya tas malah melorot dan reflek membenarkannya, handling di motor malah jadi kacau, bahaya.

Agar tetap nyaman dan aman saat riding, tas punggung atau bag pack bisa jadi pilihan tepat.

(*)

Artikel ini telah tayang di GridOto.com dengan judul Ketebalan Kampas Rem Bukan Satu-Satunya Patokan Saat Harus Diganti, https://www.gridoto.com/read/223112432/ketebalan-kampas-rem-bukan-satu-satunya-patokan-saat-harus-diganti

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved