Berita Tarakan Terkini

Diduga Rugikan Negara Rp 567 Juta saat Bangun Kantor Lurah, KH Ditahan Kejaksaan di Lapas Tarakan

Diduga rugikan nNegara Rp 567 juta saat bangun Kantor Kelurahan Karang Rejo, KH ditahan Kejaksaan di Lapas Tarakan.

Penulis: Andi Pausiah | Editor: M Purnomo Susanto
HO/AGUS/KEJAKSAAN NEGERI KOTA TARAKAN
KH dan dua tersangka lainnya saat dihadirkan dalam agenda tahap II oleh Kejaksaan Negeri Kota Tarakan sebelum dikirim ke rutan Lapas Kelas IIA Tarakan. HO/AGUS/KEJAKSAAN NEGERI KOTA TARAKAN 

TRIBUNKALTARA.COM, TARAKAN – Diduga rugikan nNegara Rp 567 juta saat bangun Kantor Kelurahan Karang Rejo, KH ditahan Kejaksaan di Lapas Tarakan.

Kasus dugaan penyalahgunaan dikatakan Kepala Kejaksaan Negeri Tarakan, Adam Saimima, ini masuk kategori Tipikor.

Ini sudah masuk tahap II. Sedianya ini dilaksanakan pada Jumat (28/1/2022) kemarin.

Baca juga: Kota Tarakan Tetap PTM 100 Persen, Antisipasi Lonjakan Kasus, Dua Minggu Sekali Lakukan Surveilans

Namun karena KH selaku anggota DPRD Kaltara ada kegiatan di Bali maka ditunda dan pemeriksaan baru dilakukan pada Rabu (2/1/2022) kemarin.

Adapun tersangka yang diperiksa ada tiga orang. Barang buktinya berupa dokumen.

“Karena saat ini belum ada pemulihan kerugian negara juga belum. Ini kan perkara dari Polres Tarakan yang penyidikannya dari tahun 2018,” jelasnya.

Kemudian dalam perjalanannya diserahkan kepada pihak Kejaksaan Negeri Kota Tarakan di tahun 2018-2019.

“Sampai saya masuk di sini tahun 2021 Maret kemarin saya evaluasi, untuk perkara ini masih ada petunjuk yang belum terpenuhi,” ujarnya.

Selanjutnya kata Adam Saimima, sehingga kemudian oleh penyidik diserahkan berkasnya kepada Kejaksaan Negeri Kota Tarakan.

“Dan kami pelajari kembali dan ditemukan ada beberapa yang belum dipenuhi juga. Sehingga kami sampaikan untuk segera dipenuhi kembali. Dan akhirnya dipenuhi dan kami nyatakan P21 di November 2021 kemarin,” jelasnya.

Selanjutnya baru pada Rabu (2/2/2022) kemarin masuk dalam tahap II. Adapun tersangkanya tiga orang.

Baca juga: CATAT Jadwal dan Tarif Kapal Feri Rute Tana Tidung-Tarakan Jumat 4 Februari 2022

“Jadi di tahap dua tidak ada pemeriksaan hanya mengecek kebenarannya identitas di situ saja,” ujarnya.

Lanjutnya setelah memasuki tahap kedua, secepatnya kasus ini akan dilimpahkan kepada Pengadilan Negeri Samarinda.

“Pasti secepatnya. Mekanismenya setelah tahap II, kami siapkan administrasinya, dalam hal ini dakwaan, pelimpahan segala macam,” ujarnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Kaltara
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved