Jumat, 17 April 2026

Liga Inggris

Prahara Chelsea Terancam Dijual, Imbas Kedekatan Abramovich dan Putin, Sang Bos Diusir dari Inggris?

Prahara di tubuh Chelsea yang bakal dijual, imbas Roman Abramovich punuya kedekatan dengan Presiden Rusia, Vladimir Putin, sang bos bakal diusir.

chelseafc.com
Prahara di tubuh Chelsea yang bakal dijual, imbas Roman Abramovich punuya kedekatan dengan Presiden Rusia, Vladimir Putin, sang bos bakal diusir. (chelseafc.com) 

Berkat gelontoran dana melimpah dari Roman Abramovich, Chelsea telah menjuarai lima gelar Liga Inggris, 5 kali Piala FA, 2 kali Liga Champions, 2 kali Liga Eropa.

Terbaru, Chelsea meraih trofi Piala Dunia Antar Klub untuk pertama kalinya sepanjang sejarah.

Akhirnya Chelsea juara Piala Dunia Antarklub setelah mengalahkan Palmeiras 2-1 di Stadion Mohammed bin Zayed, Sabtu (12/2/2022).(Twitter / @FIFAWorldCup)
Akhirnya Chelsea juara Piala Dunia Antarklub setelah mengalahkan Palmeiras 2-1 di Stadion Mohammed bin Zayed, Sabtu (12/2/2022).(Twitter / @FIFAWorldCup) (Twitter / @FIFAWorldCup)

Baca juga: Chelsea Juara Piala Dunia Antarklub, Penalti Dramatis Kai Havertz Benamkan Mimpi Palmeiras

Reaksi Thomas Tuchel

Pada Jumat kemarin (25/2/2022), pelatih Chelsea Thomas Tuchel menyadari kondisi dan perbincangan yang tengah memanas terkait perang Rusia dan Ukraina yang menyeret klub dan pemilik The Blues.

Tapi Thomas Tuchel belum mau berkomentar lebih jauh.

Sang pelatih masih akan menunggu keputusan klub sebelum melontarkan sikap dan pernyataan.

"Saat ini saya ingin mengambil hak saya untuk tidak berkomentar sampai ada keputusan yang dibuat," kata Thomas Tuchel.

"Tapi kami menyadarinya dan itu seperti mengalihkan perhatian kami, itu mengkhawatirkan kami.

Sampai tingkat tertentu saya bia memahaminya, sampai tingkat tertentu saya bisa memahami pendapat dan poin kritis teradap klub dan terhadap kami, yang pada akhirnya mewakili klub," ungkap Thomas Tuchel.

Baca juga: Beda Jauh, Ini Perbandingan Kekuatan Militer Rusia dan Ukraina, Negara Vladimir Putin Perkasa

Selain itu, Thomas Tuchel memilih untuk tidak terlalu mencampuri urusan politik, meskipun klubnya jelas-jelas terseret imbas serangan Rusia ke Ukraina.

"Masih ada begitu banyak ketidak pastian di sekitar situasi klub kami dan situasi di Inggris dengan skenario seperti ini sehingga tidak masuk akal jika saya mengomentarinya.

"Kami menyadarinya, kami mungkin tidak memiliki informasi orang dalam sebanyak yang dipikirkan.

Dan pada akhirnya, jangan salah paham, saya pikir itu juga hak dari tim dan staf, dan saya memasukkan diri saya mungkin ke tim, untuk tidak berpolitik, berolahraga dan fokus pada olehraga," kata pelatih asal Jerman ini.

"Bukan karena kita bersembunyi. Situasinya, seperti yang saya katakan, jelas.

Ini mengerikan, tidak ada keraguan tentang itu. Itu cukup banyak," ujarnya menambahkan.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved