Berita Malinau Terkini
104 Peserta Lulus dan Tersisa 1 Tahap Penerimaan PPPK, Baru 35,8 Persen Kuota Guru Malinau Terisi
104 peserta lulus dan tersisa 1 tahap penerimaan PPPK, baru 35,8 persen kuota guru Malinau terisi.
Penulis: Mohamad Supri | Editor: M Purnomo Susanto
TRIBUNKALTARA.COM, MALINAU - 104 peserta lulus dan tersisa 1 tahap penerimaan PPPK, baru 35,8 persen kuota guru Malinau terisi.
Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan Malinau, Marson R Langub menerangkan, baru 104 Pendaftar yang lulus tahap uji kompetensi PPPK Guru 2021.
Tahun 2021, kuota penerimaan PPPK Guru di Malinau berjumlah 290 orang.
Baca juga: Jadwal Speedboat Kaltara dari Malinau Tujuan Tarakan Rabu 2 Maret 2022, Berangkat Pagi & Siang
Saat ini tersisa 1 tahap lagi untuk penerimaan PPPK Guru.
Setelah 2 kali tahap penerimaan, jika dipersentasekan, baru 35,8 yang dinyatakan lulus seleksi kompetensi.
"Jumlah kuota P3K di Kabupaten Malinau jumlahnya 290 guru. Tahap pertama ada 62 yang dinyatakan lulus. Dan, tahap 2 sama. Jadi baru 104 yang lulus saat ini," ujarnya, Rabu (2/3/2022).
Kondisi tersebut, lanjut Marson cukup memprihatinkan. Sebab PPPK Guru merupakan harapan terakhir bagi guru honorer atau guru kontrak di Malinau.
Mengingat Pemerintah RI akan menghapus pegawai kontrak atau tenaga honorer 2023 mendatang.
Menurutnya, ada banyak keluhan peserta, diantaranya sulitnya materi yang diujikan dalam penerimaan tersebut.
"Malinau membutuhkan banyak tenaga guru. Saat ini kita kekurangan. Walaupun belum keluar hasil resmi, tapi dari 200an lebih kuota tersebut hanya sebagian yang lulus," katanya.
Kesenjangan kebutuhan tenaga pendidik dibandingkan dengan jumlah yang dapat terserap melalui PPPK jauh dari kata cukup.
Pendaftar Formasi PPPK Guru Tahap 1 di Malinau, Arnold mengatakan dirinya merupakan 1 dari sekian peserta yang dinyatakan tidak lulus.
Baca juga: Prakiraan Cuaca Kaltara Rabu 2 Maret 2022, Kabupaten Malinau Bakal Diguyur Hujan
Menurutnya, materi uji kompetensi harusnya disesuaikan dengan kemampuan masing-masing daerah. Materi yang diujikan menurutnya cukup sulit untuk ukuran guru kelas.
"Kami minta Pemerintah Pusat ada kebijakan lah soal ini. Lagian guru ini sudah mengabdi di sekolah. Harapan kita bisa tembus PPPK, tapi tidak lulus. Bagaimana kalau nanti Malinau kekurangan guru?," keluhnya.
Dia meminta agar pemerintah mempertimbangkan lama pengabdian guru, jumlah kebutuhan dan kondisi geografis 3T.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltara/foto/bank/originals/seleksi-kompetensi-pppk-guru-2021-di-smk-negeri-2-malinau-shn.jpg)