Tips Otomotif

Hindari Risiko Kecelakaan, Cek Komponen Mobil Ini Sebelum Perjalanan Jauh

Berkendara jarak jauh menggunakan mobil sebaiknya disertai dengan persiapan matang.

honda-indonesia.com
Ilustrasi wanita hamil menyetir mobil. (honda-indonesia.com) 

TRIBUNKALTARA.COM - Berkendara jarak jauh menggunakan mobil sebaiknya disertai dengan persiapan matang.

Dalam persiapan perjalanan, komponen pada mobil sangat penting dicek kembali untuk memastikan keamanan saat berkendara.

Dijelaskan Training Director The Real Driving Centre (RDC) Roslianna Ginting mengatakan, pengemudi perlu memastikan sudah melakukan pemeriksaan kendaraan sebelum berkendar.

"Kendaraan harus dipastikan kelayakannya jika hendak melakukan perjalanan.

Dia pun membeberkan sejumlah komponen penting diperhatikan.

Disebutkan Roslianna Ginting, kondisi air aki perlu diperhatikan, radiator, air wiper, tekanan angin ban,
"Cek juga segitiga pengaman dan kunci roda, wajib tahu di mana letaknya. Serta, kotak P3K wajib ada," jelas Roslianna pada Kompas.com, beberapa waktu lalu.

Ditekankan Rosliana, dengan memastikan kendaraan layak jalan, pengemudi sudah pasti terhindar dari gangguan di jalan.

"Otomatis bagi pengendara wanita aman terhindar dari tindakan kriminal, apabila selama perjalanan kita tidak ada gangguan," ujar dia.

Selain itu, salah satu komponen mobil yang penting untuk dicek agar terhindar dari kecelakaan fatal adalah kondisi rem mobil.

Tindakan antisipasi yang bisa dilakukan dengan melakukan pengecekan cepat secara berkala, untuk memastikan rem mobil berada dalam kondisi yang baik dan siap digunakan.

"Ada tindakan prefentif dan reaktif (dalam mengatasi rem blong). Prefentifnya, cek komponen-komponen rem setiap hari, saat pagi sebelum berkendara," kata Sony Susmana, Training Director Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI) saat dihubungi Kompas.com belum lama ini.

Komponen-komponen rem yang bisa dicek secara visual, lanjutnya, adalah pringan, selang dan minyak rem. Kemudian, brake check juga dilakukan dengan melihat apakah ada hal-hal tidak biasa pada rem.

Terakhir, ia mengatakan bahwa pengemudi perlu menggunakan engine brake untuk memperlambat laju kendaraan ketika akan berhenti. Sehingga, kerja rem tidak terlalu berat.

"Biasakan ngerem secara smooth dan hindari menginjak pedal rem secara kasar, yang membuat kerja rem semakin berat," pungkasnya.

(*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Ritual Pengecekan Ini Bisa Menekan Potensi Kecelakaan Saat Berkendara", Klik untuk baca: https://otomotif.kompas.com/read/2022/03/21/142100415/ritual-pengecekan-ini-bisa-menekan-potensi-kecelakaan-saat-berkendara.

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved