Mudik Dibolehkan, Wapres Beri Kemungkinan Vaksin Booster Untuk Syarat Perjalanan, Tak Pakai Tes PCR

Pemerintah memberikan kelonggaran kebijakan bagi masyarakat yang akan melakukan mudik lebaran tahun ini.Tak ada kewajiban PCR cukup vaksin booster

Editor: Hajrah
Tribunnews/Jeprima
Pemerintah memberikan kelonggaran kebijakan bagi masyarakat yang akan melakukan mudik lebaran tahun ini. Tak ada lagi kewajiban Tes PCR atau antigen sebgai syarat perjalanan. Masyarakat cukup melakukan vaksin booster. (Tribunnews/Jeprima) 

TRIBUNKALTARA.COM- Pemerintah nampaknya akan memberi kelonggaran kebijakan bagi masyarakat yang akan melakukan mudik lebaran tahun ini.

Tak ada lagi kewajiban Tes PCR atau antigen sebagai syarat perjalanan.

Masyarakat cukup melakukan vaksin booster jika memang beriat pulang ke kampung halaman.

Ketentun baru ini akan berlaku selama tidak terjadi penambahan atau lonjakan kasus Covid-19.

Untuk itu, Pemerintah gencar mengimbau agar masyarakat lebih patuh lagi untuk melakukan vaksinasi.

Dalam sebuah kesempatan, Wakil Presiden RI, Ma'ruf Amin menyebut pemudik tidak perlu lagi melakukan tes PCR atau antigen untuk pulang ke kampung halaman.

"Nanti vaksinasi booster itu kita ingin jadikan syarat kalau nanti orang mau mudik. Selain vaksinasi sudah lengkap dua kali, harus juga sudah di-booster sehingga demikian tidak perlu ada lagi semacam di-PCR atau di-antigen," kata Ma'ruf dalam kunjungan kerja di Bandung, Selasa (22/3/2022).

Sekaligus Ma'ruf menyebut vaksinasi dosis pertama dan kedua serta vaksin booster menjelang bulan Ramadan, khususnya bagi masyarakat lanjut usia, harus terus digenjot.

"Memang masih harus tetap menaati protokol kesehatan seperti menggunakan masker terutama, kemudian juga mencuci tangan, dan juga vaksinasi,"ujarMa'ruf.

Kebijakan ini diharapkan jadi angin segar bagi masyarakat yang akan sudah berencana mudik tahun ini.

Baca juga: Sudah Divaksin Dosis Lengkap, Pelaku Perjalanan di Malinau Tak Perlu Tes PCR atau Antigen

Penganugerahan Paritrana Award 2020 dihadiri langsung Wakil Presiden Republik Indonesia Ma’ruf Amin secara daring melalui kegiatan webinar yang dihadiri oleh para kandidat pemenang Paritrana Award 2020.
Penganugerahan Paritrana Award 2020 dihadiri langsung Wakil Presiden Republik Indonesia Ma’ruf Amin secara daring melalui kegiatan webinar yang dihadiri oleh para kandidat pemenang Paritrana Award 2020. (Tangkapan layar zoom.)

Tanggapan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan

Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Muhadjir Effendy mengatakan pelaksanaan mudik Idul Fitri pada tahun ini diperbolehkan.

Muhadjir mengatakan Pemerintah saat ini belum secara khusus membahas tentang mudik.

Meski begitu, Muhadjir mengungkapkan Pemerintah bakal memperbaiki aturan pelaksanaan mudik tahun ini.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved