Berita Tarakan Terkini
Pasar Ramadan Pamusian Kembali Dibuka, Siapkan 60 Stan, Pendaftar Sudah 40 Orang
Tahun ini, Pasar Ramadan yang berlokasi di Kelurahan Pamusian kembali dibuka. Panitia menyiapkan 60 stan, dan hingga saat sudah ada 40 orang pendaftar
Penulis: Andi Pausiah | Editor: Junisah
TRIBUNKALTARA.COM, TARAKAN – Tahun ini, Pasar Ramadan yang berlokasi di Kelurahan Pamusian kembali dibuka. Panitia menyiapkan 60 stan, dan hingga saat sudah ada 40 orang pendaftar.
Saat ini pihak panitia dalam tahap melakukan persiapan termasuk pendataan calon penjual yang akan membuka lapak di Pasar Ramadan.
Dikatakan Mashuri, Lurah Pamusian, pihak kelurahan dalam hal ini bekerja sama Kecamatan Tarakan Tengah sudah mengajukan permohonan izin ke Wali Kota Tarakan untuk melaksanakan Pasar Ramadan tahun ini.
Baca juga: Pasar Ramadan Nunukan Sepi Pengunjung, Omzet Pedagang Panganan Lumpia Goreng Kari Turun Signifikan
“Alhamdulillah tahun ini diberikan izin. Kita melaksanakan proses koordinasi dengan penyelenggara dari LPM Pamusian bekerja sama dengan masyarakat terkait perlengkapan Pasar Ramadan itu sendiri,” beber Mashuri kepada TribunKaltara.com, Jumat (25/3/2022).
Lebih lanjut dikatakan Mashuri, kelurahan menyiapkan lahan sementara perlengkapan baik tenda meja semua disiapkan panitia pelaksana.
Baca juga: Curhat Penjual Lumpia Goreng Kari di Nunukan, Pasar Ramadan Sepi Pengunjung, Omzet Turun Signifikan
Pelaksanaannya dilaksanakan hanya selama Ramadan 1443 Hijriah. Itu dimulai pada tanggal 2 April 2022 mendatang.
Adapun yang akan menempati stan kemarin sudah mulai dibuka pendaftaran. Dan saat ini masih terus berproses.
“Sampai saat ini sudah ada sekitar 30 sampai 40-an orang mendaftarkan diri. Kami mengajak masyarakat yang ingin bergabung di Pasar Ramadan masih terbuka,” ujarnya.
Lebih lanjut diungkapkan Mashuri, kapasitas lapak atau stand sekitar 60 unit termasuk sudah disiapkan tenda dan meja.
“Masyarakat yang mau gabung tinggal bawa barangnya saja yang akan dijual,” ujarnya.
Adapun Pasar Ramadan ini lanjutnya, sudah dua tahun tidak berjalan karena kondisi pandemic Covid-19 sehingga dua tahun kemarin ditiadakan.
Baca juga: Hati-Hati Uang Palsu Beredar di Pasar Ramadan, Polisi Minta Warga Waspada Jelang Idul Fitri
“Tahun ini atas pertimbangan Pak Wali mungkin karena vaksin sudah baik, kemudian kasus Covid-10 menurun dan Pak Wali berikan izin melaksanakan kegiatan Pasar Ramadan tahun ini,” urainya.
Hingga Jumat (25/3/2022) hari ini, pendaftar yang sudah terdata mencapai 40-an calon penjual. Masih ada sekitar 20-an meja atau stand yang tersisa.
Terakhir ditutup sebelum memasuki awal puasa. “Tanggal 30 tetap kita buka. Karena teknisnya tidak terlalu sulit. Syaratnya gak harus domisili Pamusian. Orang luar tidak ada masalah,” ujarnya.
Pasar Ramadan dibua berangkat dari desakan masyarakat juga. Apalagi lanjutnya, di Markoni bisa dikatakan ikon Pamusian setiap Ramadan.
Baca juga: Pasar Ramadan Dibuka di Empat Lokasi Ini, Tetap Protokol Kesehatan, Diawasi Petugas Satpol PP
“Dan memang sudah dikenallah. Masyarakat Pamusiannya pasti sudah menunggu,” pungkasnya.
(*)
Penulis: Andi Pausiah
