Berita Nunukan Terkini

Ruang Isolasi Covid-19 di RSUD Nunukan Tersisa 3 Pasien, Tak Ada Tambahan Pasien Positif & Sembuh

Kasus aktif Covid-19 di Kabupaten Nunukan berangsur turun. Bahkan per Kamis (24/03) tak ada tambahan pasien positif Covid-19 begitupun pasien sembuh.

Penulis: Febrianus Felis | Editor: Junisah
TRIBUNKALTARA.COM / FELIS
Jubir Satgas Covid-19 Nunukan, Sabaruddin. TRIBUNKALTARA.COM/ Febrianus Felis. 

TRIBUNKALTARA.COM, NUNUKAN - Kasus aktif Covid-19 di Kabupaten Nunukan berangsur turun. Bahkan per Kamis (24/03) tak ada tambahan pasien positif Covid-19 begitupun pasien yang sembuh.

Saat ini Nunukan memiliki sebanyak 29 kasus aktif Covid-19. Sampai dengan minggu ke-12 (2022), Dinas Kesehatan Nunukan mencatat angka kesembuhan mencapai 97,61 persen dari total kasus konfirmasi yang tercatat 7.185 kasus dan 7.013 pasien dinyatakan sembuh.

Sementara itu, tercatat angka kematian mencapai 1,99 persen atau 143 kasus.

Baca juga: Kasus Positif Covid-19 di Kabupaten Nunukan Tambah 1 Pasien, Vaksinasi Dosis 1 Capai 87,3 Persen

"Kemarin tidak ada penambahan kasus positif Covid-19 demikian juga pasien yang sembuh. Kasus aktif Nunukan juga perlahan menurun. Sekarang tinggal 29 kasus," kata Jubir Satgas Covid-19 Nunukan, Sabaruddin kepada TribunKaltara.com, Jumat (25/03/2022), pukul 11.00 Wita.

Tak hanya itu, dari 29 pasien hanya 3 diantaranya yang menjalani isolasi di RSUD Nunukan. Sedangkan 26 pasien lainnya menjalani isolasi mandiri.

"Ruang isolasi Covid-19 RSUD Nunukan tersisa 3 orang saja," ucapnya.

Dilihat dari sebaran kasus positif Covid-19 di Kabupaten Nunukan, kasus terbanyak masih di Kecamatan Nunukan dengan 11 pasien. Lalu disusul Nunukan Selatan dengan 8 pasien. Sebuku berkurang jadi 4 pasien. Wilayah Sei Menggaris miliki 3 pasien. Tulin Onsoi 2 pasien. Selanjutnya Sebatik dengan 1 kasus positif.

Vaksinasi Dosis 1 Capai 87,6 persen

Sementara itu, capaian vaksinasi di Kabupaten Nunukan untuk dosis pertama, kata Sabaruddin sudah mencapai 87,6 persen atau 136.959 dosis.

Selanjutnya untuk dosis 2 mencapai 106.796 dosis atau 68,3 persen. Sedangkan dosis 3 mencapai 9.166 dosis atau 5,9 persen.

Upadate kasus Covid-19 Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara.
Upadate kasus Covid-19 Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara. (TRIBUNKALTARA.COM/ FEBRIANUS FELIS)

"Vaksinasi tetap berjalan seperti biasanya. Selain untuk membentuk kekebalan tubuh masyarakat, kami juga menjaga jangan sampai vaksinnya kedaluwarsa," ungkap Sabaruddin.

Masa Kedaluwarsa Vaksin

Dinas Kesehatan Nunukan mencatat saat ini ada empat jenis stok vaksin yakni CoronaVac, Pfizer, Moderna, dan Covovax.

Untuk jenis CoronaVac tersisa 20 vial dengan masa kedaluwarsa hingga 9 Juni 2022. Sedangkan Pfizer tersisa 581 vial dengan masa kedaluwarsa hingga 30 Juni 2022.

Baca juga: Nihil Tambahan Kasus Covid-19, Total Aktif di Tana Tidung 108 Orang, Lakukan Isolasi Mandiri

Dua jenis vaksin lainnya yakni Moderna tersisa 378 vial dengan masa kedaluwarsa hingga 3 April 2022. Berikutnya, Covovax tersisa 187 vial dengan masa kedaluwarsa 31 Maret 2022.

(*)

Penulis: Febrianus Felis.

Sumber: Tribun Kaltara
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved