Kebakaran di Samarinda
UPDATE Kebakaran di Samarinda, 7 Orang Korban Tewas, Diduga Berawal Mobil Tabrak Rak Jualan Bensin
Update kebakaran di Samarinda, hingga saat ini 7 orang korban ditemukan tewas, 1 dalam kondisi kritis.
"Buka jalan, buka jalan. Jangan divideo. Keluarga minta jangan divideo," teriak petugas kebakaran gabungan kepada masyarakat yang ada.
Informasi yang diperoleh TribunKaltim.co, dikabarkan dalam kebakaran ini ada 7 orang terjebak di dalam gedung yang masih terus terbakar.

Informasinya, dari petaka kebakaran itu, ada yang meninggal dunia.
"Namun kita belum bisa pastikan berapa orang," ungkap Kepala Dinas Kebakaran dan Penyelamatan Kota Samarinda Hendra AH saat ditemui di lokasi kejadian.
Diduga Penyebab Kebakaran berawal dari Mobil Tabrak Rak Bensin
Terkuak fakta penyebab kebakaran dengan korban jiwa di Jalan AW Syahranie, RT 18, Kelurahan Gunung Kelua, Kecamatan Samarinda Ulu, Kota Samarinda, Minggu (17/4/2022) Pukul 04.50 WITA bukan karena kelalaian pemilik ruko.
Baca juga: Kondisi Terkini Kebakaran di Tunjungan Plaza, Kobaran Api Berhasil Dipadamkan, Penyebab Diselidiki
Tetapi karena sebuah mobil double cabin menabrak rak bensin yang berada di depan ruko 3 pintu tersebut.
Usman (43), salah seorang saksi mata mengungkapkan, saat dirinya hendak melaksanakan salat subuh tiba-tiba mendengar suara benturan keras disusul kobaran api yang tiba-tiba membesar.
"Saya ke depan melihat api sudah besar di lantai satu," bebernya.
Begitupun Ipul (50), saksi lainnya menjelaskan, arus lalu lintas saat kejadian masih terlihat lenggang. Tiba-tiba muncul mobil double cabin mengarah dari Jalan AW Syahranie ke Fly Over Juanda.
"Mobilnya lumayan laju. Nabrak rak bensin. Terus langsung keluar api," bebernya.
Saat ini pihak kepolisian dari Polsek Samarinda Ulu, Unit Inafis Satreskrim dan Patroli Beat 110 Polresta Samarinda sudah tiba di lokasi kejadian untuk melakukan penyelidikan awal.
Untuk informasi sementara, ada 8 orang yang menjadi korban. (*)