Berita Kaltara Terkini
Antisipasi Penularan Covid-19 Setelah Libur Lebaran, Ini Upayan yang Dilakukan Pemprov Kaltara
Antisipasi penularan Covid-19 setelah libur Lebaran. Pemprov Kaltara telah mempersiapkan berbagai upaya.
Penulis: - | Editor: Junisah
TRIBUNKALTARA.COM, TANJUNG SELOR- Antisipasi penularan Covid-19 setelah libur Lebaran. Pemprov Kaltara telah mempersiapkan berbagai upaya.
Salah satunya mempersiapkan kebijakan dengan mulai melakukan pemeriksaan untuk warga yang mudik saat balik ke Kaltara, hingga persiapan di rumah sakit.
Gubernur Kaltara, Zainal Arifin Paliwang menuturkan, bahwa langkah pertama Pemprov Kaltara untuk mencegah lonjakan kasus Covid-19 adalah dengan skrining atau penyaringan warga yang balik ke Kaltara.
Baca juga: Dua Daerah Zero Covid-19, Pemprov Perketat Pintu Masuk, Ini Harapan Gubernur Kaltara Zainal Paliwang
"Termasuk kita perketat pintu masuk jalur darat, laut, bagi masyarakat yang akan mudik keluar kota Kaltara maupun sebaliknya, dengan mengambil sampel swab antigen dan PCR," ungkapnya Kamis (28/4/2022).
Kemudian jika terkonfimasi Covid-19, Zainal menegaskan telah perintahkan dinas kesehatan Kabupaten Kota agar laksanakan karantina di rumah sakit.
Baca juga: Cegah Penularan Covid-19, Disdikbud Tarakan Instruksikan SDN Utama 1 tak Gelar PTM Hingga Maret
"Sehingga masyarakat yang terkonfirmasi positif covid 19 otomatis harus dikarantina, kemudian antigen harus gratis di pintu keluar masuk perbatasan Bulungan Berau karena dibiayai pemprov Kaltara," ucapnya.
Terpisah, Bupati Bulungan Syarwani, juga menambahkan bahwa mengantisipasi lonjakan pemudik pada arus balik, sudah memerintahkan BPBD untuk segera menyiapkan stand barcode Peduli Lindungi.
"Saya sudah perintahkan BPBD Bulungan untuk segera menyiapkan stand kode barcode Peduli Lindungi maupun skrining untuk mengecek vaksinasi para pemudik minimal sudah suntik dua kali, dengan harapan mereka masuk ke Bulungan juga keadaannya kesehatannya kita jaga masih tetap sehat,"ucapnya.
Sementara itu, menyoal apakah vaksin booster dosis tiga, menjadi persyaratan bisa mudik, kata Syarwani akan terus pantau dengan dinas kesehatan Bulungan sebelum lebaran capaian vaksinasi bisa 30 persen.
"Kemudian swab antigen akan kita siagakan petugas medis yang ada. Paling tidak juga tim Dinkes Bulungan dan PMI akan melakukan pengecekan dini siapapun yang masuk ke wilayah Kabupaten Bulungan melalui pelabuhan speedboat kayan 1,2,3 dan tambangan di Tanjung Palas," ucapnya.
Baca juga: Cegah Penularan Covid-19, Vaksinasi Usia 6-11 Tahun di Bulungan Dilaksanakan Lagi, Target 300 Siswa
Syarwani juga berharap setelah libur cuti lebaran tidak ada lonjakan kasus Covid-19 seperti dua tahun lalu.
"Saya sudah perintahkan BPBD supaya sebelum puncak arus mudik besok sudah lakukan penyemprotan disinfektan dua kali sehari," ucapnya.
(*)
Penulis: Georgie Sentana Hasian Silalahi
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltara/foto/bank/originals/speedboat-tanjung-selor-28042022.jpg)