Berita Tarakan Terkini

Pengiriman Kargo Keluar Kaltara Melalui Udara Naik 20,43 Persen, Arus Penumpang Menurun Tahun Ini

Arus lalu lintas pengiriman barang kargo di Bandar Udara Internasional Juwata Tarakan mencapai 137.765 paket.

Penulis: Andi Pausiah | Editor: Amiruddin
TRIBUNKALTARA.COM/ANDI PAUSIAH
Aktivitas penumpukan cargo di terminal lama Bandar Udara Internasional Juwata Tarakan. TRIBUNKALTARA.COM/ANDI PAUSIAH 

TRIBUNKALTARA.COM, TARAKAN – Selama menjelang H-7 pelaksanaan Idul Fitri sampai hari H pelaksanaan Idul Fitri 1443 Hijriah, arus lalu lintas pengiriman barang kargo di Bandar Udara Internasional Juwata Tarakan mencapai 137.765 paket.

Adapun data tersebut dihimpun pihak Bandar Udara Internasional Tarakan untuk kedatangan kargo.

Angka ini cukup menurun dibanding 2021 kemarin, yang mencapai 162.756 paket.

“Terjadi pengurangan atau penurunan barang yang masuk ke Kaltara, ke Tarakan sekitar 15,70 persen,” kata  Kepala Bandar Udara Internasional Juwata Tarakan, Agus Priyanto, kepada TribunKaltara.com, Rabu 4 Mei 2022.

Namun berbeda dengan pengiriman keluar Kaltara kata Agus Priyanto, justru mengalami peningkatan sampai 20,43 persen.

Baca juga: Arus Mudik Lebaran 2022 di Bandara Juwata Tarakan Menurun, Jumlah Penumpang dan Kargo Berkurang

Jika di tahun 2021 mencapai 70.759 paket, di tahun 2022 mencapai 85.214 paket.

Semua dikirim menggunakan setiap kali ada penerbangan masuk dan keluar Kaltara.

Selain kargo, menyoal jumlah lalu lintas penumpang baik yang datang dan berangkat juga cukup mengalami penurunan berdasarkan data H-7 sampai H pelaksanaan Idul Fitri 1443 Hijriah.

Untuk kedatangan penumpang mencapai 3.431 orang yang tiba di Tarakan lewat udara.

Angka ini cukup menurun dibanding tahun 2021 lalu yang mencapai 4.664 penumpang atau sekitar 26,44 persen penurunannya.

Sementara itu lanjut Agus Priyanto, penumpang yang berangkat sejak H-7 sampai H pelaksanaan Idul Fitri 1443 Hijriah, mencapai 7.336 orang.

“Jika dibandingkan tahun 2021 kemarin, jumlahnya mencapai 7.328 orang.

Ada sedikit kenaikan persentase kira-kira di angka 0,11 persen saja,” urai Agus.

Ia menambahkan lagi, untuk kedatangan, jumlah penerbangan mencapai 122 kali, dan di 2021 kemarin 133 kali atau ada penurunan di angka 8,27 persen.

Sementara pada keberangkatan, jumlah penerbangan yang keluar Kaltara mencapai 123 kali dan di tahun 2021 sebanyak 133 kali.

“Ada penurunan juga sekitar 7,25 persen. Itu data H-7 sampai H pelaksanaan Idul Fitri kemarin,” beber Agus Priyanto.

(*)

Penulis: Andi Pausiah

Sumber: Tribun Kaltara
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved