Berita Nunukan Terkini

Drh Ichwan Yuniarto Sebut Daging Hewan yang Terjangkit PMK Aman Dikonsumsi, Asal Jangan Bagian ini

Drh Ichwan Yuniarto sebut daging hewan yang terjangkit PMK aman dikonsumsi, asal jangan bagian ini.

Penulis: Febrianus Felis | Editor: M Purnomo Susanto
TRIBUNKALTARA.COM/ FEBRIANUS FELIS
Petugas Balai Veteriner Banjarbaru sedang mengambil sampel darah ternak Kambing milik warga Kelurahan Nunukan Selatan, Minggu (15/05/2022), siang. 

TRIBUNKALTARA.COM, NUNUKAN - Drh Ichwan Yuniarto sebut daging hewan yang terjangkit PMK aman dikonsumsi, asal jangan bagian ini.

Daging hewan ternak yang terjangkit Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) aman dikonsumsi.

Hal itu disampaikan oleh Medik Veteriner, Balai Veteriner Banjarbaru, Drh Ichwan Yuniarto.

Baca juga: Deteksi PMK di Nunukan, Petugas Balai Veteriner Banjarbaru Ambil 30 Sampel Darah Hewan Ternak

"Hewan yang positif PMK harus segera dipotong. Dagingnya aman dikonsumsi, asal jeroan dan tulangnya dimusnahkan. Karena virusnya bertahan lama di bagian jeroan dan tulangnya," kata Drh Ichwan Yuniarto kepada TribunKaltara.com, seusai mengambil sampel darah Kambing milik warga Kelurahan Nunukan Selatan, Minggu (15/05/2022), sore.

Ichwan meminta kepada peternak di Kabupaten Nunukan untuk meningkatkan bio security atau manajemen kandang.

Hal itu untuk mencegah penularan PMK dari hewan yang satu dengan lainnya. Sementara, kata Ichwan PMK tidak dapat menular melalui manusia.

"Jadi lalu lintas keluar masuk kandang dikurangi. Agar potensi menular dari satu ternak ke ternak yang lain dapat dicegah. Penularannya lewat udara. Tapi kalau manusia aman," ucapnya.

Dia menyebut PMK menyerang hewan berkuku belah seperti Kambing, Sapi, Domba, Babi, dan Kuda.

Penularannya, beber Ichwan memang sangat cepat, tapi tingkat kematiannya rendah.

"Pintu keluar masuk kandang disediakan disenfektan untuk menyelup alas kaki hewan. Karena virus di luar tubuh hewan juga bisa bertahan," ujarnya.

Ichwan meminta kepada peternak di Nunukan bila hewan ternaknya memiliki gejala yang mengarah pada PMK, agar segera melaporkan kepada Dinas Pertanian dan Peternakan daerah.

Baca juga: Soal Dokter Spesialis Diduga Tolak Pasien Gagal Ginjal, Ini Janji Ketua IDI Nunukan dr Sholeh Rauf

Adapun ciri-ciri fisik hewan yang terjangkit PMK yakni diantara kuku kaki mengalami luka lepuh. Lalu sekitar mulut dan lidah ada luka seperti sariawan dan muncul gejala air liur berlebih.

Tak hanya itu, perubahan perilaku lainnya pada hewan ternak yang diduga mengarah kepada PMK yaitu nafsu makan kurang dan tergeletak lemah.

"Kalau ada gejala PMK pada hewan ternaknya laporkan ke dinas setempat. Agar bisa diambil sampel darahnya untuk dikirim ke Banjar Baru atau di Surabaya," ungkapnya.

Penulis: Febrianus Felis

Sumber: Tribun Kaltara
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved