Berita Bulungan Terkini
Imunisasi Measles Rubella Sempat Terkendala, Dinkes Bulungan Target 34.882 Anak Diimunisasi MR
Imunisasi Measles Rubella sempat terkendala Covid-19, Dinkes Bulungan target 34.882 anak diimunisasi MR.
Penulis: - | Editor: M Purnomo Susanto
TRIBUNKALTARA.COM, BULUNGAN - Imunisasi Measles Rubella sempat terkendala Covid-19, Dinkes Bulungan target 34.882 anak diimunisasi MR.
Pemberian imunisasi Measles Rubella (MR) di Bulungan kembali dilanjutkan. Hal ini dilakukan untuk mencapai target capaian eliminasi penyakit campak pada 2023 mendatang.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Bulungan, H Imam Sujono mengatakan, pelaksanaa imunisasi MR sudah dimulai awal Mei lalu.Bahkan, saat ini sudah ada beberapa pelajar yang sudah diimunisasi.
Baca juga: Waspada Banjir, Air Sungai Kayan Kembali Pasang, BPBD Bulungan Sebut Ketinggian Mencapai 7,20 Meter
"Sebenarnya pemberian imunisasi Measles Rubella ini sudah direncanakan sejak April. Tetapi, karena Covid-19 akhirnya tertunda dan baru bisa dilakukan bulan ini," ungkapnya Sabtu (21/5/2022).
Lebih lanjut, meski sudah dilaksanakan, Imam mengaku tidak mengatahui secara detail target sasaran imunisasi MR pada tahun ini.
"Untuk data sasaran bisa dikonfirmasi ke dr Velix," ungkapnya
Sementara itu, Kepala Bidang Pencegahan, Penanggulangan Penyakit (P2P) Dinkes Bulungan, dr. Velix Toding Sima saat dikonfirmasi mengatakan, sesuai jadwal pencanangan imunisasi MR di Bulungan akan digelar tanggal 25 Mei.
"Kita menunggu jadwal dari Unicef (United Nations Children’s Fund). Mangkanya tanggal 25 Mei baru dilalukan pencanangan," ucapnya.
Meski begitu, pemberian imunisasi MR di Bulungan telah dimulai sejak tanggal 9 Mei lalu.
Hingga saat ini sudah ada 3.133 anak yang menerima suntikan untuk mencegah terjadinya penyakit yang disebabkan oleh virus campak dan rubella tersebut.
"Kita start duluan, karena kita mengajar waktu libur peserta didik," ucapnya.
Selain MR, Dinkes Bulungan juga akan melaksanakan imunisasi kejar bagi anak usia 12-59 bulan.
Hal itu dilakukan karena dalam dua tahun terakhir banyak anak yang belum menerima imunisasi lengkap akibat pandemi Covid-19.
"Harusnya imunisasi dasar itu lengkap. Tetapi, karena Covid-19 banyak anak yang belum menerima imunisasi. Mangkanya kita lakukan imunisasi kejar," ungkapnya.
Apalagi dalam dua tahun terakhir pos pelayanan (posyandu) ditiadakan akibat Covid-19.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltara/foto/bank/originals/Kepala-Dinas-Kesehatan-Bulungan-Imam-Sujono-dtjd.jpg)