Jumat, 1 Mei 2026

Berita Kaltara Terkini

Tingkatkan Hasil Panen, DPKP Kaltara Terima Bantuan 12,2 Ton Benih Padi Varietas Cakrabuana dan Ini

Tingkatkan hasil panen, DPKP Kaltara terima bantuan 12,2 ton benih padi varietas Cakrabuana dan Padjajaran.

Tayang:
TRIBUNKALTARA.COM/GEORGIE SENTANA HASIAN SILALAHI
Kegiatan penanaman varietas Cakrabuana dan Padjajaran dilakukan salah satu kelompok tani yang bercocok tanam padi jalan Sabanar Lama Jumat (3/6/2022). 

TRIBUNKALTARA.COM, TANJUNG SELOR - Tingkatkan hasil panen, DPKP Kaltara terima bantuan 12,2 ton benih padi varietas Cakrabuana dan Padjajaran.

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kaltara Heri Rudiyono menerima bantuan benih padi varietas Cakrabuana dan Padjajaran dari Kementerian Pertanian (Kementan) RI.

"Jadi, Kementerian Pertanian melalui Direktorat Perbenihan, Direktorat Jenderal Tanaman Pangan bekerja sama BPTP Kalimantan Timur selaku penanggung jawab juga wilayah Kaltara punya program menyerahkan bantuan benih padi bersertifikat varietas Cakrabuana dan Padjajaran untuk petani-petani melalui BPTP Kalimantan Timur sebesar 12,2 ton," ucapnya Jumat (3/6/2022).

Baca juga: Daerah Kaya Akan Potensi Alam, Wagub Kaltara Yansen TP Sebut Idealnya tidak Ada Kasus Stunting

Menurut Heri benih padi Cakrabuana dan Padjajaran merupakan varietas baru yang diprogramkan oleh Kementerian Pertanian (Kementan).

"Pada dasarnya ini sebagai upaya meningkatkan produksi panen padi, jadi varietas ini, varietas genjah yang bisa panen diusia 90 hari, kalau pada umumnya itu bisa 115-120 hari, jadi ini lebih cepat sehingga satu tahun bisa panen lebih banyak," ucapnya.

Lebih lanjut, kata Heri dengan perbanyakan benih yang sudah dimulai dari wilayah Tanjung Selor, Nunukan, diharapkan tahap selanjutnya akan memudahkan akses bantuan benih padi bersertifikat kepada para petani lainnya di wilayah Kabupaten Kota Provinsi Kaltara.

"Jadi memang ada Nunukan dan Tanjung Selor masing-masing dapat perbanyakan benih padi varietas Cakrabuana dan Padjajaran untuk seluas lahan 5 Hektare," ungkapnya.

Diketahui dari Heri bahwa kelompok tani dari Tanjung Selor yang sudah mengajukan benih padi varietas Cakrabuana dan Padjajaran berasal petani Desa Sajau, Kecamatan Tanjung Palas Timur.

"Yang sudah mengajukan petani daerah Desa Sajau, kemudian Salimbatu sama beberapa dari Nunukan, dan stok masih banyak, yang baru diambil varietas Cakrabuana dan Padjajaran di Tanjung Selor kisaran 1,5 ton dan kemudian di Nunukan ada 5 ton," ucapnya.

Kemudian, menurut Heri varietas benih Padjajaran dan Cakrabuana yang bakal diterima para petani Kabupaten Kota Kaltara akan lakukan produksi di atas luasan lahan sama.

"Jadi misalnya, di lahan sawah milik A dari Kabupaten Malinau diberi varietas cakrabuana 2 hektare, lalu varietas padjajaran 3 hektare. Nah di Kabupaten KTT nanti juga sama seperti demikian," ucapnya.

Tak hanya itu, kata Heri setelah diproduksi banyak oleh para petani Kaltara, tahap selanjutnya nanti hasilnya kita masukkan ke uji sertifikasi benih, lalu setelah lolos akan dibeli Direktorat Perbenihan.

Baca juga: Soal Surat PAW Arief Hidayat dari PAN, Ketua KPU Kaltara Hanya Terima Tembusan: Belum Bisa Komentar

"Jumlah padi 12,2 ton tersebut akan di distribusikan kepada para petani sebagai benih bersertifikat yang siap di tanam di lahannya secara gratis dari Direktorat Perbenihan sebagai upaya peningkatan produksi padi di Kaltara," ucapnya.

Sementara itu, Heri mengimbau kepada petani yang membutuhkan benih bersertifikat tersebut dapat mengajukan permohonan melalui Kelompok Tani tersedia di sekitar wilayahnya masing-masing.

"Yang selanjutnya diajukan kepada Dinas Pertanian Kabupaten Kota yang kemudian nanti pasti disalurkan oleh DPKP Kaltara," ucapnya.

Penulis : Georgie Sentana Hasian Silalahi

Sumber: Tribun Kaltara
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved