Berita Nunukan Terkini

Update Kondisi Kejiwaan Pelajar Korban Pelecehan Seksual di Nunukan, Fanny: Perubahannya Luar Biasa

Kondisi kesehatan jiwa anak inisial R (16) yang menjadi korban pelecehan seksual oleh seorang wanita SR (43) di Nunukan, kini mulai membaik.

Penulis: Febrianus Felis | Editor: Junisah
TRIBUNKALTARA.COM/ HO- Fanny
Pelajar korban pelecehan seksual oleh wanita 43 tahun di Nunukan saat berpose bareng ibunya di RSUD dr H Jusuf S K, Tarakan, belum lama ini. 

TRIBUNKALTARA.COM, NUNUKAN - Kondisi kesehatan jiwa anak inisial R (16) yang menjadi korban pelecehan seksual oleh seorang wanita SR (43) di Nunukan, kini mulai membaik.

Hal itu disampaikan langsung oleh Psikolog asal Kota Tarakan Fanny Sumajouw.

Diketahui R dirawat di RSUD dr H Jusuf S K, Tarakan sejak 25 Mei 2022.

Baca juga: Korban Pelecehan Seksual Pelajar 16 Tahun di Nunukan tak Mau Bicara, Ditangani Dokter Spesialis Jiwa

"Perubahannya luar biasa. R Sudah koperatif saat diajak bicara dan kognitifnya sudah baik," kata Fanny Sumajouw kepada TribunKaltara.com, Senin (13/06/2022), pukul 11.00 Wita.

Sebelumnya di RSUD Nunukan, R sangat sulit untuk diajak bicara. Bahkan sering mengamuk bila dibesuk orang baru.

Tak hanya itu R juga terkadang bicara dan tertawa sendirian.

Baca juga: Sambangi Anak Korban Pelecehan Seksual di Nunukan, Ketua PUSPA Kaltara Soroti Pola Asuh Keluarga

Ketua Partisipasi Publik Untuk Kesejahteraan Perempuan dan Anak (PUSPA BENUANTA) Kaltara itu, menyebut anak R sudah bisa diajak komunikasi meskipun kadang masih lari topik pembicaraan.

"Sudah biasa komunikasi meski ada beberapa simtom lari dari topik bahasan. Saya ajak bicara dia, ngomongnya juga banyak. Baik makan, mandi, dan semua aktivitas dilakukan R secara mandiri," ucap Fanny.

Lanjut Fanny,"Proses healingnya cepat sekali. Kalau orang datang besuk lalu salaman sama dia, dia respon saja. Kalau ngamuk sih tidak lagi. Tapi kalau bicara sendiri, masih ada sedikit," tambahnya.

Sementara itu, Kanit Perlindungan Anak dan Perempuan (PPA), Polres Nunukan Ipda Marta menuturkan sampai saat ini kasus pelecehan seksual terhadap anak dibawah umur dengan tersangka SR masih ditangani pihaknya.

Baca juga: Siswanya jadi Korban Pelecehan Seksual, Wakepsek di Nunukan Sebut Pengawasan Pembina Asrama Ketat

"Masih sementara proses pemberkasan. Kalau sudah tahap satu baru bisa diupdate lagi," ungkap Marta.

(*)

Penulis: Febrianus Felis

Sumber: Tribun Kaltara
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved