Speedboat Terbakar

Isak Tangis Risna, Suami dan Anaknya Ikut Tumpangi Speedboat Terbakar: Alhamdulillah Sehat Semua

Berikut ini update terbaru speedboat terbakar di perairan Ampas Payau, Sekatak, Bulungan. Simak kesaksian kerabat penumpang speedboat asal Tana Tidung

Penulis: Risnawati | Editor: Amiruddin
TRIBUNKALTARA.COM/RISNA
Warga Tideng Pale, Risna, saat memeluk anak dan suaminya (baju merah) di dermaga Pelabuhan Tideng Pale (TRIBUNKALTARA.COM / RISNA) 

TRIBUNKALTARA.COM, TANA TIDUNG - Para penumpang korban speedboat terbakar tiba di Tideng Pale, Kabupaten Tana Tidung, Senin (25/7/2022).

Dari pantauan TribunKaltara.com, salah satu Ibu bernama Risna, menangis tersedu-sedu menanti suami dan anaknya turun dari Speedboat pemerintah Kabupaten Tana Tidung.

Saat diwawancarai, sambil menangis Risna mengatakan tak bisa berkata-kata atas kejadian tersebut.

Dia menyampaikan, suami dan anaknya selamat dari kejadian speedboat terbakar itu.

"Ndak bisa berkata-kata sudah. Anak sama suami saya penumpang di speedboat itu.

Alhamdulillah anak dan suami saya selamat, sehat semua," ujarnya kepada TribunKaltara.com.

Risna 25072022
Salah satu orang tua penumpang speedboat yang terbakar di perairan Ampas Payau, Sekatak, Bulungan, bernama Risna.

Baca juga: Speedboat Minsen Terbakar, Basarnas Tarakan Pastikan 21 Penumpang Selamat dan Sudah Dievakuasi

Meski demikian, dia belum mengetahui apakah anaknya trauma atas kejadian tersebut.

"Tapi saya ndak tau, anak saya ini trauma atau gimana. Karena dia masih anak-anak. Usia anak saya 11 tahun," katanya

Dia mengatakan, tak ada luka pada kedua orang tercintanya itu, atas kejadian speedboat terbakar.

Hanya saja, dia khawatir cedera tangan yang dialami anaknya menjadi lebih parah.

Dia menambahkan, anak dan suami baru kembali ke Tarakan untuk memeriksakan tangan anaknya yang cedera.

Naas, mesin dari speedboat yang ditumpangi tersebut alami kebakaran di perairan Ampas Payau, Sekatak, Bulungan.

"Itu bukan luka dari speed, luka kemarin. Karena mau dioperasi, jadi pulang dulu ke sini ( Tideng Pale )" ungkapnya.

Sebagai informasi, jumlah korban di speedboat tersebut berjumlah 24 orang. Terdiri dari 21 penumpang dan 3 ABK.

Halaman
12
Sumber: Tribun Kaltara
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved