Kamis, 7 Mei 2026

MotoGP

Update MotoGP - Kesalahan Strategi Bikin Quartararo Melempem di Balapan Sirkuit Silverstone Inggris

Kesalahan strategi disebut menjadi pemicu jebloknya penampilan Fabio Quartararo di MotoGP Inggris hingga finis di posisi kedelapan.

Tayang:
Instagram/fabioquartararo20
Kesalahan strategi disebut menjadi pemicu jebloknya penampilan Fabio Quartararo di MotoGP Inggris hingga finis di posisi kedelapan. (Instagram/fabioquartararo20) 

TRIBUNKALTARA.COM - Kesalahan strategi disebut menjadi pemicu jebloknya penampilan Fabio Quartararo di MotoGP Inggris hingga finis di posisi kedelapan.

Sejak rangkaian MotoGP Inggris 2022 dimulai pada hari Jumat, Fabio Quartararo memang sudah menjalani banyak lap.

Tercatat Fabio Quartararo sudah memutari Sirkuit Silverstone kurang lebih sebanyak 75 kali.

Hal itu membuatnya Fabio Quartararo menjadi pembalap dengan lap paling banyak.

Dari 75 kali putaran yang telah dilakukan Fabio Quartararo, sebagian besar menggunakan ban berkompon medium dan lunak.

Pebalap Monster Energy Yamaha, Fabio Quartararo menang di MotoGP Jerman 2022, Sirkuit Sachsenring, Minggu (19/6/2022). (Twitter / @MotoGP)
Pebalap Monster Energy Yamaha, Fabio Quartararo menang di MotoGP Jerman 2022, Sirkuit Sachsenring, Minggu (19/6/2022). (Twitter / @MotoGP) (Twitter / @MotoGP)

Baca juga: Update MotoGP - Jarak Bagnaia dan Quartararo di Klasemen Sisa 49 Poin, Terlalu Dini Bahas Kan Juara

Untuk kompon lunak sendiri memang biasa digunakan para pembalap untuk mendapatkan waktu tercepat atau time attack.

Dari serangkaian latihan bebas dan juga kualifikasi sampai balapan, Fabio Quartararo memang tidak pernah menggunakan ban dengan kompon keras.

Padahal ban berkompon keras menjadi salah satu kunci beberapa rivalnya sukses menyelesaikan balapan di papan atas.

"Kami tidak mencoba ban belakang yang keras. Kami membuat kesalahan dengan tidak mencoba ban belakang, yang keras," ucap Fabio Quartararo dikutip Bolasport.com dari The Race.

"Kami melakukan kesalahan. Dalam kondisi ini, sangat penting untuk menggunakan ban ini."

Baca juga: Klasemen MotoGP 2022, Fabio Quartararo Masih Kokoh di Puncak Meski Finis ke-8 di Balapan Inggris

Ban belakang dengan kompon keras memang tidak banyak dipertimbangkan oleh para pembalap di Sirkuit Silverstone.

Karena para pembalap menilai jika mereka menggunakan ban belakang berkompon keras maka mereka akan kehilangan banyak grid saat melaju di atas lintasan.

Akan tetapi peningkatan temperatur pada hari Minggu saat balapan digelar ternyata mengubah hal tersebut.

Penyesalan sebenarnya juga datang dari pembalap KTM, Brad Binder yang juga memilih ban belakang dengan kompon keras.

Binder juga harus mengalami kesulitan dan menyelesaikan balapan di tempat ke-12 jauh dari harapan yang dia inginkan.

Baca juga: Hasil MotoGP Inggris 2022, Bastianini Tampil Gesit Lewati Jorge Martin, Alex Rins Gagal Memukau

Sumber: BolaSport.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved