Berita Bulungan Terkini

Cerita Warga Bulungan, Antre Minyak Goreng Curah di Pasar Induk Tanjung Selor karena Harga Murah

Pemkab Bulungan bekerja sama dengan sejumlah perusahaan kelapa sawit yang beroperasi di Bulungan melaksanakan kegiatan bazar minyak goreng curah.

Penulis: Maulana Ilhami Fawdi | Editor: Amiruddin
TRIBUNKALTARA.COM / MAULANA ILHAMI FAWDI
Puluhan warga Bulungan saat mengantre membeli minyak goreng curah bersubsidi seharga Rp 13.500 per kilogram yang digelar Pemkab Bulungan di Pasar Induk Tanjung Selor, Minggu (14/8/2022). (TRIBUNKALTARA.COM / MAULANA ILHAMI FAWDI) 

TRIBUNKALTARA.COM, TANJUNG SELOR - Puluhan warga Bulungan terlihat duduk berjejer sembari membawa jeriken di halaman parkir Pasar Induk Tanjung Selor.

Mereka tengah menunggu antrean untuk dapat membeli minyak goreng curah bersubsidi.

Pagi hari ini, Minggu (14/8/2022), pihak Pemkab Bulungan bekerja sama dengan sejumlah perusahaan kelapa sawit yang beroperasi di Bulungan melaksanakan kegiatan bazar minyak goreng curah bersubsidi.

Minyak goreng curah itu dibawa dari Bontang, Kaltim oleh distributor yakni PT Sri Kencana Lestari dengan satu unit truk tangki yang memuat kapasitas minyak goreng curah hingga 16 ton.

Salah satu warga yang menunggu ialah Nur, warga Jalan Sengkawit Tanjung Selor itu harus menunggu sekitar 3 jam sejak pukul 7 pagi untuk mendapatkan 12 kilogram minyak goreng curah dengan harga Rp 13.500 per kilogramnya.

"Saya dari jam 7 tadi, ini buat ada acara keluarga, terus buat saya sendiri," kata Nur.

Nur mengatakan, dirinya memilih mengantre minyak goreng curah demi menghemat pengeluaran rumah tangga.

Lantaran minyak goreng kemasan di pasaran harganya cukup mahal, yakni mulai dari Rp 18 ribu hingga Rp 24 ribu.

Pembeli minyak goreng curah bersubidi, Nur
Pembeli minyak goreng curah bersubidi, Nur ditemui di Pasar Induk Tanjung Selor, Minggu (14/8/2022). Nur rela antre berjam-jam demi mendapatkan minyak goreng curah dengan harga murah. (TRIBUNKALTARA.COM / MAULANA ILHAMI FAWDI)

Baca juga: Penyaluran 16 Ton Minyak Goreng Curah, Disperindagkop Bulungan Sebut Penerima BLT Diprioritaskan

"Kalau saya ibu rumah tangga, jadi ya buat kebutuhan dapur saja, kalau ini mungkin bisa lebih sebulan," ujarnya.

"Saya biasanya beli di swalayan dan sekarang kan harganya Rp 18 ribu, yang ini dibeli Rp 13.500 jadi lebih murah," sambungnya.

Ia berharap, pemerintah lebih banyak menggelar kegiatan bazar minyak goreng curah bersubsidi sehingga bisa membantu warga seperti dirinya.

"Kalau bisa diadakan lagi begini, jadi kan terbantu, karena susah kita kalau beli minyak sampai yang Rp 24 ribu," tuturnya.

Senada dengan Nur, Hadijah, juga rela antre berjam-jam untuk mendapatkan minyak goreng curah bersubsidi.

Ia juga rela datang jauh-jauh dari daerah perbatasan Berau-Bulungan demi mendapatkan minyak goreng curah dengan harga miring.

Halaman
12
Sumber: Tribun Kaltara
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved