Berita Bulungan Terkini

Pertama di Kaltara, Bupati Bulungan Syarwani Launching Aplikasi Online Sistem Keuangan Desa dan Ini

Pertama di Kaltara, Bupati Bulungan Syarwani launching Aplikasi Online Sistem Keuangan Desa (Siskeudes) & Sistem Pengawasan Keuangan Desa (Siswakeudes

(HO/PEMKAB BULUNGAN)
Peresmian aplikasi online Sistem Keuangan Desa (Siskeudes) dan Sistem Pengawasan Keuangan Desa (Siswakeudes) di Ruang Serbaguna Lantai II Kantor Bupati Bulungan Selasa (16/8/2022). 

TRIBUNKALTARA.COM, BULUNGAN - Bupati Bulungan, Syarwani, resmikan aplikasi online Sistem Keuangan Desa (Siskeudes) dan Sistem Pengawasan Keuangan Desa (Siswakeudes).

Aplikasi tersebut, kata Syarwani akan diterapkan di 74 desa di Kabupaten Bulungan dan bagi desa yang masih blank spot atau belum terjangkau jaringan internet akan diupayakan perangkat daerah terkait.

"Launching aplikasi Siskeudes dan Siswakeudes di Kabupaten Bulungan yang pertama di wilayah Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara)," ungkapnya Selasa (16/8/2022).

Adanya Siskeudes dan Siswakeudes kata Syarwani merupakan amanah dan tindak lanjut penerapan Permendagri Nomor 20 Tahun 2018 tentang Pengelolaan Keuangan Desa, yang mengharuskan seluruh desa di Indonesia menerapkan aplikasi Sistem Keuangan Desa secara online.

Baca juga: PT ISI Masih Terhambat Perizinan Rencana Pembangunan Konstruksi di KIPI Bulungan, Khaeroni Beber ini

"Tujuannya untuk menunjang kegiatan perencanaan, pelaksanaan, penatausahaan, pelaporan dan pertanggungjawaban keuangan desa," ucapnya.

Bahkan lebih lanjut, kata Syarwani merupakan salah satu penunjang pokok dalam hal keberhasilan pembangunan di desa berkaitan dengan pengelolaan keuangan desa.

“Ini sebagai upaya kita di jajaran pemerintahan daerah khususnya pemerintahan desa dalam memperkuat pengelolaan keuangan desa yang transparan dan akuntabel,” ujarnya.

Menurut Syarwani Siskeudes dan Siswakeudes akan sangat membantu pemerintah desa sebagai pengguna anggaran langsung.

"Yang sebelumnya melakukan pengelolaan serta pertanggungjawaban keuangan secara manual, sekarang bisa dilakukan secara online," ucapnya.

Aplikasi ini juga kata Syarwani akan mengurangi penggunaan ATK, kertas dan sebagainya dalam pelaporan, pengelolaan dan pertanggungjawaban keuangan secara manual.

“Dampaknya secara positif yaitu adanya efektifitas dan efisiensi anggaran, dan ini tidak hanya di tingkat pemerintahan desa tetapi di jajaran perangkat daerah Pemkab Bulungan juga menjadi kewajiban,” ujarnya.

Lebih lanjut, kata Syarwani selain berperan sebagai kontrol data keuangan, aplikasi tersebut juga meminimalisir kesalahan sehingga potensi pelanggaran terutama dalam pengelolaan serta pertanggungjawaban keuangan dana desa dapat dihindari.

Baca juga: Harga Komoditas di Bulungan Masih Mahal, Tol Laut di Pelabuhan Kayan I Belum Efektif Tekan Harga

"Dengan beralihnya sistem keuangan desa dari offline menjadi online, akan semakin meningkatkan kualitas pengelolaan dan pengawasan keuangan desa, sebagai upaya sistem pengendalian intern keuangan desa di seluruh wilayah Bulungan," ucapnya.

Terpisah, Kepala BPKP (Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan) Provinsi Kaltara melalui Koordinator Pengawasan Bidang Akuntabilitas Pemerintah Daerah, Arief Hidayat menambahkan, aplikasi Siskeudes sudah dibangun di 74 ribu lebih desa di Indonesia.

"Provinsi Kaltara yang terdiri 4 kabupaten dan 1 kota memiliki total 447 desa, termasuk di dalamnya 74 desa di Kabupaten Bulungan dan terbanyak yaitu 232 desa di Kabupaten Nunukan," ucapnya.

Penulis: Georgie

Sumber: Tribun Kaltara
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved