Berita Kaltara Terkini

Rawan Penyelundupan Narkoba dan Aksi Kejahatan di Perbatasan RI-Malaysia, Menjadi PR Kabinda Kaltara

Rawan penyelundupan narkoba dan aksi kejahatan di perbatasan RI-Malaysia, menjadi PR Kabinda Kaltara, Marsma TNI Aminul Hakim.

TRIBUNKALTARA.COM/GEORGIE SENTANA HASIAN SILALAHI
Kabinda Kaltara, Marsma TNI Aminul Hakim 

TRIBUNKALTARA.COM, BULUNGAN - Berada di wilayah terdepan garis teritorial Indonesia, Kaltara dinilai rawan terhadap aksi kejahatan secara khusus aksi penyelundupan.

Hal ini pun mendapat perhatian khusus dari Binda Kaltara.

Kabinda Kaltara, Marsma TNI Aminul Hakim menuturkan bahwa wilayah Kaltara memiliki tingkat kerawanan yang cukup tinggi karena berbatasan langsung dengan negara tetangga yakni Malaysia.

"Wilayah Kaltara ini berbatasan langsung dengan negara tetangga. Malaysia. Jadi, rawan terjadi penyelundupan barang ilegal," ucapnya Selasa (16/8/2022).

Baca juga: Beri Kuliah Umum di Universitas Borneo Tarakan, Kapolda Kaltara Ajak Mahasiswa Waspada Radikalisme

Selain barang ilegal, kata Marsma TNI Aminul Hakim wilayah Kaltara juga memiliki tingkat kerawanan terhadap penyeludupan narkoba.

"Hal itu dapat dilihat dari jumlah kasus yang berhasil diungkap. Rata-rata, hampir 70 persen penghuni lapas (lembaga pemasyarakatan) di Nunukan dan Tarakan kasus narkoba," ungkapnya.

Karena itu, Marsma TNI Aminul Hakim persoalan terjadi penyelundupan narkoba menjadi prioritas Binda Kaltara untuk segara ditangani.

"Jadi, permasalahan perbatasan ini menjadi prioritas Binda Kaltara sebagai fungsi intelijen," ucapnya.

Untuk mengantisipasi tingkat kerawanan di wilayah perbatasan, kata Marsma TNI Aminul Hakim akan terus meningkatkan koordinasi dan komunikasi dengan intelligence community (komunitas intelijen).

Baca juga: UMKM Kaltara, Prospek Bisnis Rumahan, Segar dan Sehat Minuman Es Tebu Merah, Rasanya Lebih Manis Loh

"Kita juga akan terus melakukan deteksi dini dan cegah dini terhadap potensi kerawanan di wilayah perbatasan," ucapnya.

Penulis: Georgie

Sumber: Tribun Kaltara
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved