Berita Tarakan Terkini

Warga Dapat Jargas, Tak Boleh Pakai Tabung LPG 3 Kg, Kuota Dialihkan ke Daerah Pesisir

Kepala DKUKMP Tarakan, Untung Prayitn telah mengingatkan ke pangkalan gas warga penguna jargas tak lagi dilayani, demi pemerataan semua waga dapat gas

Penulis: Andi Pausiah | Editor: Junisah
TRIBUNKALTARA.COM/ ANDI PAUSIAH
Ilustrasi pendistribusian LPG 3kg di salah satu pangkalan di Kelurahan Gunung Lingkas Kota Tarakan. 

TRIBUNKALTARA.COM, TARAKAN – Warga Tarakan yang sudah menggunakan jargas, diimbau tidak lagi menggunakan tabung LPG 3 kg bersubsidi untuk memasak.

Aturan ini sebenarnya sudah lama diterapkan oleh Pemkot Tarakan melalui Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah dan Perdagangan (DKUKMP).

Dikatakan Kepala DKUKMP Tarakan, Untung Prayitno dalam rangka pemerataan dan tepat sasaran, pihaknya sudah kerap kali mengimbau agen dan pangkalan untuk prioritas melayani masyarakat yang tidak memiliki jargas.

Baca juga: Gas Nonsubsidi di Malinau Merangkak Naik, LPG 3 Kg Ramai Diburu, Agen Imbau Warga tak Lakukan ini

“Saya sampaikan pangkalan yang melayani masyarakat pengguna jargas, tidak perlu lagi melayani pembelian LPG. Adapun mereka yang saat ini sudah dipasangi jargas, datanya dialihkan kepada daerah yang belum teraliri jargas untuk dapat distribusi LPG 3 kg dan itu sudah saya informasikan kepada mereka,” beber Untung Prayitno.

Ia mencontohkan wilayah Kelurahan Gunung Lingkas dan Lingkas Ujung Kota Tarakan. Sudah ada peralihan kuota yang dilakukan. Di mana warga Gunung lingkas yang sudah dialiri jargas, maka tidak lagi mendapatkan jatah tabung LPG 3 kg bersubsidi.

Baca juga: Penyaluran BBM dan LPG Bersubsidi jadi Atensi, Polres Malinau Awasi Potensi Penyelewengan

“Jadi di Gunung Lingkas itu ada daerah pesisir sebagian dialihkan ke sana, Lingkas Ujung juga demikian sebagian kami alihkan ke sana. Nanti kami minta agen dan pangkalan data ulang yang mereka pangkalannya mendistribusikan ke masyarakat yang sudah pasang jargas itu berapa,” beber Untung Prayitno.

Adapun SK pengalihan sudah diterbitkan sejak lama. Ia melanjutkan, untuk 2023 mendatang, pihaknya akan mengajukan anggaran kepada pemerintah untuk membuat kartu pangkalan.

Kepala DKUKMP Tarakan, Untung Prayitno 22092022
Kepala DKUKMP Tarakan, Untung Prayitno.

“Jadi kartu pangkalan itu nanti yang diberikan kepada masyarakat di pantai atau pesisir, yang tidak dapat jargas. Mereka yang berhak dapat adalah yang betul-betul wilayah pinggiran di atas laut pesisir,” ujarnya.

Sampai saat ini lanjutnya, jatah LPG 3 kg yang digunakan sebulan mencapai 96.000 tabung. Angka ini juga belum ada pengurangan dari yang dipasok Pertamina.

Baca juga: Kawal Transparansi Distribusi BBM dan LPG Bersubsidi, Pemkab Malinau Bentuk Tim Gabungan

“Kalau masalah pemisahan data, saya sudah instruksikan supaya pasang jargas tidak boleh dilayani lagi. Pangkalan itu dijatah sebulan, 1.000 tabung, ternyata sebagian pasang jargas 500 KK misalnya, maka 500 lagi dialihkan ke pesisir,” ujarnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Kaltara
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved