Berita Malinau Terkini

Gas Nonsubsidi di Malinau Merangkak Naik, LPG 3 Kg Ramai Diburu, Agen Imbau Warga tak Lakukan ini

Gas nonsubsidi di Malinau merangkak naik, LPG 3 Kg ramai diburu, agen imbau warga tak lakukan ini: Ini penting kami ingatkan kepada masyarakat.

Penulis: Mohamad Supri | Editor: M Purnomo Susanto
TRIBUNKALTARA.COM / MOHAMMAD SUPRI
Aktivitas dan stok elpiji bersubsidi di Agen Penyalur LPG bersubsidi PT Nayla Persada untuk wilayah Kabupaten Malinau, Provinsi Kalimantan Utara, Minggu (11/9/2022). (TRIBUNKALTARA.COM / MOHAMMAD SUPRI) 

TRIBUNKALTARA.COM, MALINAU - Setelah Bahan Bakar Minyak, giliran harga Gas non subsidi merangkak naik di pasaran.

Kenaikan harga Gas Nonsubsidi dikeluhkan pengguna, Pengelola warung dan pelaku usaha rumah makan.

Pantauan TribunKaltara.com, rata-rata harga Liquefied Petroleum Gas atau LPG bobot 5,5 kilogram naik dari sebelumnya Rp 120 ribu menjadi Rp 140 ribu.

Kenaikan harga energi nonsubsidi, membuat masyarakat yang berhak menerima mulai memburu stok elpiji bersubsidi atau Elpiji melon.

Baca juga: Bawaslu Malinau Siapkan Pendaftaran Anggota Panwaslu Kecamatan, Simak Syarat dan Jadwalnya

Agen Nayla Persada, Penyalur Elpiji Bersubsidi di Malinau, Rahman meminta agar masyarakat membeli elpiji 3 kg tersebut dari pangkalan resmi.

Ini bertujuan agar distribusi energi bersubsidi tersebut lebih merata dan mencegah penyimpangan.

"Ini penting kami ingatkan kepada masyarakat. Agar tidak membeli tabung 3 kg khususnya yang subsidi di sembarang tempat. Karena dampaknya merugikan masyarakat lain," ujarnya, Rabu (14/9/2022).

Rahman menerangkan, membeli gas bersubsidi di luar jaringan agen rawan terhadap penyelewengan.

Fungsi agen menurutnya hanya sebagai perantara atau titik transit membantu pendistribusian energi bersubsidi tersebut.

Dari Agen Penyalur juga telah memanggil pangkalan resmi jejaring agen yang tersebar di Malinau untuk penatadistribusian gas bersubsidi.

Baca juga: Imbas Kenaikan Harga Barang, Pedagang di Pasar Induk Malinau Sebut Daya Beli Masyarakat Menurun

"Kita sudah memanggil pangkalan resmi di bawah naungan kami. Kami ingatkan jangan main-main dengan LPG bersubsidi, karena ini peruntukan masyarakat. Agar distribusi ini sesuai," katanya.

(*)

Penulis : Mohammad Supri

Sumber: Tribun Kaltara
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved