Berita Nunukan Terkini

396 Petugas Regsosek Lakukan Pendataan Mulai 15 Oktober-14 November 2022, Warga Nunukan Diimbau ini

396 petugas Regsosek lakukan pendataan mulai 15 Oktober-14 November 2022, masyarakat Nunukan diimbau ini: Data ini penting untuk perlindungan sosial.

Penulis: Febrianus Felis | Editor: M Purnomo Susanto
TRIBUNKALTARA.COM / FEBRIANUS FELIS
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Nunukan, Muryanto. 

TRIBUNKALTARA.COM, NUNUKAN - Sebanyak 396 petugas Regsosek ( Registrasi Sosial Ekonomi) bakal lakukan pendataan di 21 kecamatan Kabupaten Nunukan mulai 15 Oktober-14 November 2022.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Nunukan, Muryanto mengatakan hari ini terakhir dilakukan rekrutmen petugas Regsosek tahun 2022.

"Pendataan lapangan ada 294 orang. Pengawas lapangan 80 orang dan koordinator kecamatan ada 22 orang. Kenapa 22 orang karena untuk di Pulau Nunukan kami tempatkan 2 orang. Soalnya penduduknya lebih banyak," kata Muryanto kepada TribunKaltara.com, Senin (26/09/2022), sore.

Selanjutnya, Muryanto sampaikan bahwa pelatihan petugas Regsosek terpusat di Nunukan mulai 29-30 September.

Baca juga: Ketua Gerindra Nunukan Minta Maaf ke Pihak yang Dirugikan, Nursan: Kami tak Bermaksud Catut Mencatut

Dia berharap petugas Regsosek nantinya akan melakukan pendataan secara profesional sesuai SOP yang sudah ditetapkan.

"Instruktur kami sudah ikuti pelatihan sebelumnya di Tanjung Selor selama dua hari oleh instruktur nasional," ucap Muryanto.

Muryanto mengimbau kepada masyarakat Kabupaten Nunukan agar bekerjasama dengan petugas Regsosek saat pendataan berlangsung.

"Data ini sangat penting dalam rangka program perlindungan sosial dan pasti hasilnya kembali ke masyarakat juga terutama untuk pengentasan kemiskinan. Jawab pertanyaan petugas kami sesuai yang ditanyakan," ujarnya.

Dia berharap ke depan data yang digunakan dalam program perlindungan sosial dan pemberdayaan masyarakat hanya bersumber dari Regsosek.

Baca juga: Kepala BPS Nunukan Sebut Program Regsosek Jawaban Atas Bantuan Sosial yang Tidak Tepat Sasaran

"Kami minta seluruh masyarakat berpartisipasi sehingga tidak ada lagi program perlindungan sosial yang tidak tepat sasaran," tutur Muryanto.

Penulis: Febrianus Felis

Sumber: Tribun Kaltara
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved