UMKM Kaltara

UMKM Kaltara, 1000 Kue Kumpol, Makanan Khas Suku Tidung  akan Sajikan saat Iraw Tana Tidung

Usaha Mikro, Kecil dan Menengah atau UMKM Kaltara, sedikitnya 1000 kue Kumpol, makanan khas Suku Tidung akan disajikan saat Iraw Tana Tidung.

Penulis: Risnawati | Editor: Sumarsono
HO
PKK Kabupaten Tana Tidung dan PKK Sesayap Hilir saat membuat kumpol di Kantor Kecamatan Sesayap Hilir beberapa waktu lalu. (HO/PKK KTT) 

TRIBUNKALTARA.COM, TANA TIDUNG – Usaha Mikro, Kecil dan Menengah atau UMKM Kaltara, sedikitnya 1000 kue Kumpol, makanan khas Suku Tidung akan disajikan saat Iraw Tana Tidung.

Produk UMKM berupa kue Kumpol ini akan disiapkan oleh PKK dan masyarakat Kecamatan Sesayap Hilir pada gelaran Iraw Tana Tidung, November 2022 mendatang.

Sekedar diketahui, kue Kumpol yang akan disajikan pada Iraw Tana Tidung 2022 nanti berjumlah seribu biji.

Dengan jumlah tersebut diharapkan bisa memecahkan rekor MURI.

Camat Sesayap Hilir Saparudin kepada TribunKaltara.com, Sabtu (1/10/2022) mengatakan, Kumpol merupakan makanan khas masyarakat Suku Tidung.

Baca juga: UMKM Kaltara, Ciptakan Rasa Sirup Pelado yang Unik, Derry Andriant tak Sangka Banyak yang Apresiasi

Bahan dasar untuk membuat produk UMKM berupa makanan khas suku Tidung yang satu ini adalah dari olahan sagu.

Selain sagu, Kumpol juga bisa dibuat dengan menggunakan bahan dasar singkong.

"Kumpol ini bahan dasarnya dari sagu. Tapi ada juga orang buat dengan bahan singkong.

Nah, nanti untuk pembuatan Kumpol ini kami akan pakai dua bahan ini," ujarnya kepada TribunKaltara.com.

Terpisah, warga Tideng Pale, Nurbaya mengatakan, dalam proses membuat Kumpol, sagu atau singkong terlebih dahulu diparut.

Baca juga: Kecamatan Sesayap Hilir Siap Pecahkan Rekor Muri di Iraw Tana Tidung, Sajikan Kumpol Terbanyak

Sagu atau singkong yang telah diparut itu diperas menggunakan kain untuk memisahkan sari dan ampasnya.

Setelah dipisahkan, sari sagu atau singkong itu diendapkan untuk membuang air dari sari tersebut.

Setelah itu, sagu atau singkong tersebut dipipihkan dalam wadah atau teplon, selanjutnya dipanggang.

Baca juga: UMKM Kaltara, Jamune Mbak Yola Cuan di Masa Pandemi, Olah Rimpang jadi Minuman Herbal Menyehatakan

Nurbaya menuturkan, dalam membuat Kumpol dapat dikombinasikan dengan berbagai macam topping.

Umumnya, Kumpol tersebut dimakan dengan kelapa atau kelapa dicampur gula merah

"Tapi bisa juga dimakan dengan ikan bakar, udang, atau ikan asin juga bisa," pungkasnya.

(*)

Sumber: Tribun Kaltara
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved