Berita Daerah Terkini
Diduga Korsleting Listrik, 4 Kios Makanan di Jalan Jakarta Samarinda Dilalap Api, Korban Ungkap ini
Diduga korsleting listrik, 4 kios makanan di Jalan Jakarta Samarinda dilalap api, korban kebakaran sebut baru hendak buka kios, api sudah membesar.
TRIBUNKALTARA.COM, SAMARINDA - Hanya berselang dua hari dari musibah sebelumnya, kembali terjadi kebakaran di Kota Samarinda, Senin (24/10/2022) Pukul 07.20 WITA.
Kali ini si jago merah mengamuk di Jalan Jakarta Blok AB, RT 53, Kelurahan Loa Bakung, Kecamatan Sungai Kunjang dan menghanguskan 5 bangunan dengan rincian 4 kios, 1 rumah tunggal dan 2 lainnya terdampak.
Dari informasi yang terhimpun, api berasal dari kios jus yang bersampingan langsung dengan rumah tunggal yang juga habis dilahap si jago merah.
Tata (33), salah seorang penyewa mengatakan kala itu mereka baru saja tiba di kios jus miliknya.
Baca juga: Kronologi Kebakaran yang Renggut Nyawa Murid SD di Tarakan, Korban Dikubur di Pemakaman Muslim
Belum sempat membuka pintu matanya menangkap kepulan asap dari plafon dan dinding kamar sebelah kiosnya.
"Kita mau coba padamkan tapi keran kecil dan api tiba-tiba besar dari sela batas kamar rumah sebelah dan kios (jus) saya," jelasnya.
Kepanikan serupa juga dirasakan adam yang memiliki kios makanan.
Pelaku usaha 67 tahun ini menuturkan, menjelang buka kios dirinya berada di dapur sedang memasak.
Tiba-tiba pintu kios digedor seseorang di sela teriakan kebakaran yang bersahut-sahutan.
"Saya buka pintu kios sebelah saya (kios jus) sudah terbakar. Jadi saya coba selamatkan barang yang masih bisa diselamatkan," kata Adam.
Meski telah melakukan upaya pemadaman dengan peralatan seadanya, namun para pedagang dan warga setempat akhirnya hanya bisa pasrah menyaksikan bangunan kios bermaterial kayu serta rumah tunggal tersebut perlahan dikuasai api.
Hingga akhirnya dalam waktu 20 menit tim pemadam kebakaran gabungan tiba di lokasi kejadian.
Baca juga: Bocah 8 Tahun Meninggal dalam Kebakaran di Tarakan, Penjelasan Lurah Kampung Empat soal Penyebab
"Jaraknya cukup jauh. Itu kendala pertama kita. Apalagi rata-rata bangunan semi permanen jadi api cepat meluas," jelas Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Samarinda Hendra AH, melalui Sekretaris Damkar Makmur Santoso.
Namun berkat gerak cepat petugas gabungan tersebut akhirnya api berhasil dikuasai dalam waktu 1 jam 40 menit.
"Dugaan awal korsleting listrik. Tapi penyelidikan lebih lanjut kita serahkan kepada pihak kepolisian," pungkasnya.
Liputan : Rita Lavenia