Berita Berau Terkini
Bupati Berau Sidak Tambang Batu Bara di Dekat Jalan dan Hutan Kota, Minta Pihak BJU Segera Reklamasi
Bupati Berau Sri Juniarsih melakukan sidak aktivitas tambang batu bara di dekat jalan poros Labanan dan hutan kota.
TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG REDEB – Bupati Berau Sri Juniarsih melakukan sidak aktivitas tambang batu bara di dekat jalan poros Labanan dan hutan kota.
Kegiatan sidak ini dilakukan Bupati Sri Juaniarsih untuk melihat dan memastikan adanya dugaan aktivitas tambah batu bara yang berada di bibir jalan poros Labanan.
Menurut Sri Juniarsih, wilayah tersebut sebenarnya merupakan area tambang milik PT Berau Jaya Utama (BJU).
Namun, dia menduga, PT BJU mengambil beberapa hasil penambangan ilegal di wilayah sekitarnya.
Apalagi, pihak BJU tidak segera melakukan reklamasi wilayah hutan kota, yakni di sekitar jalan dan Taman Berau Tangap.
Baca juga: Adakan Dialog Perekonomian, Gubernur Kaltara Ajak Gabung Berau jadi Bagian Kalimantan Utara
Hal itu tentu bisa saja berdampak dengan kerusakan alam di kemudian hari.
“Seperti yang bisa dilihat sendiri, memang saya melakukan sidak langsung terkait kondisi yang bisa langsung dilihat jelas,” bebernya kepada Tribunkaltim.co, Selasa (1/11/2022).
Meskipun pihak PT BJU memiliki kewenangan untuk menambang di areanya, namun bukan berarti harus mengambil wilayah yang jelas merupakan aset Pemkab Berau, yakni Hutan Tangap.
Ia meminta, agar BJU dan semuanya yang terlibat penambangan agar bisa memperbaiki hutan yang ada. Tidak dalam waktu seminggu, tetapi secepatnya.
Baca juga: Jelang Porprov Kaltim 2022, Persiapan Atlet Berau Selaku Tuan Rumah Harus Maksimal
Menurut Sri Juniarsih, Pemkab Berau tidak bisa menutup langsung kegiatan pertambangan mereka.
Apalagi, Pemkab tidak punya wewenang tersebut. Begitu juga dengan pihak aparat di Kabupaten Berau.
“Untuk menutup dan melarang, itu bukan hak Bupati, tetapi untuk mengembalikan hutan kota itu kewajiban kita,” ucapnya.
Jika dilihat langsung, sepanjang jalan poros Labanan memang banyak terlihat penambangan, tetapi Bupati belum tahu berapa luasan lahan yang sudah digeruk.

“Saya juga belum tahu berapa luasan lahan hutan kota yang di tambang, nanti kita akan mendatanya,” ujarnya.
“Yang jelas saya sebagai putra daerah Berau akan memperbaiki hutan kota ini,” tambahnya.