Liga Italia
Batal Gabung Man United, Adrien Rabiot Akui Keputusannya Bertahan di Juventus Sudah Tepat
Kepindahan Adrien Rabiot ke Manchester United urung terlaksana sebab klub besutan Erik Ten Hag memutuskan mundur karena tuntutan gaji pemain fantastis
Penulis: Titik Wahyuningsih | Editor: Cornel Dimas Satrio
Anak asuh Massimiliano Allegri terpaut 10 poin dari Napoli yang menempati puncak klasemen sementara.
Situasi ini membuat Adrien Rabiot percaya Juventus masih bisa bersaing memperebutkan Scudetto.
"Mengingat skuat, saya tidak pernah ragu tentang kemungkinan memperebutkan gelar," kata Adrien Rabiot kepada Gazzetta dello Sport, melansir Sky Sport Italia.
Ia mengakui Bianconeri sempat menghadapi situasi sulit di awal musim, tetapi saat ini kondisi tim sudah membaik dan kepercayaan diri semakin meningkat.
"Awalnya tidak mudah karena cedera, tetapi kami memiliki tujuan untuk kembali ke podium sebelum Piala Dunia, untuk menantang Napoli di bulan Januari yang menjalani paruh pertama musim yang luar biasa," ungkap gelandang Prancis itu.
Baca juga: Update Liga Italia, Kemenangan Tipis Juventus di Markas Verona Disorot, Danilo Tuai Kontroversi
Sekarang, ambisi menuju Scudetto, harus dimiliki para pemain Juventus.
Pasalnya sekali terpeleset, Juventus akan sulit bersaing memangkas jarak dengan Napoli yang tampil superior di paruh pertama musim.
"Tergantung kami untuk memanfaatkannya: sepuluh poin mungkin terlihat banyak, tetapi musim masih panjang," ucap Adrien Rabiot.
Si Nyonya Tua benar-benar mengalami perkembang pusat jelang tahun 2022 berakhir.
Selain kemenangan, Juventus mampu mengemas 12 gol, atau rata-rata dua gol per pertandingan.
Hebatnya lagi, Juventus menjadi tim yang paling tangguh dengan sedikit kebobolan sejauh ini di Liga Italia Serie A.
Total baru 7 gol yang bersarang ke gawang Juventus. Gol terakhir yang bersarang ke gawang Wojciech Szczesny terjadi ketika melawan AC Milan di San Siro.
Gol yang dicetak Brahim Diaz itu pula bertepatan dengan kekalahan terakhir Juventus di Liga Italia Serie A.
Total, duet Szczesny-Perin belum kebobolan satu gol pun selama 576 menit di Serie A.
Ini membuktikan adanya kemajuan dalam performa Juventus di Liga Italia.