Sabtu, 2 Mei 2026

Berita Kaltara Terkini

Gelar Forum Konsultasi Publik, Bapenda Kaltara Komitmen Optimalkan Pelayanan Samsat dan Hapus Stigma

Libatkan seluruh instansi dan institusi terkait, gelar Forum Konsultasi Publik, Bapenda Kaltara komitmen optimalkan pelayanan Samsat dan hapus stigma.

Tayang:
(TRIBUNKALTARA.COM/UTARI)
Ilustrasi pelayanan Samsat Keliling di Tanjung Selor, Bulungan, Kaltara. 

TRIBUNKALTARA.COM, TANJUNG SELOR - Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kaltara menggelar forum konsultasi publik terkait pelayanan Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) di Kaltara.

Kegiatan yang digelar di Gedung Gadis, Tanjung Selor, Bulungan, Kaltara ini dihadiri oleh Kepala UPTD Samsat se-Kaltara, perwakilan dari Jasa Raharja, Ditlantas Polda Kaltara hingga Satlantas Polres se-Kaltara.

Kabid Pajak Bapenda Kaltara Hadi Hariyanto mengatakan, forum konsultasi publik diperlukan sebagai alat kontrol masyarakat atas layanan yang diberikan pemerintah.

Hadi Hariyanto mengatakan, masyarakat harus merasa terpuaskan dengan layanan yang diberikan oleh pemerintah.

Baca juga: Sabu 21,18 Kilogram Dikirim Lewat Kapal Pelni, Ditresnarkoba Polda Kaltara Dalami Modusnya

"Ini kan sesuai dengan Undang-undang terkait pelayanan publik, jadi kontrol masyarakat terhadap kita harus ada," kata Hadi Hariyanto, Rabu (7/12/2022).

"Karena masyarakat harus merasa puas dan nyaman, karena kita mendapatkan uang dari masyarakat dari pajak daerah," ungkapnya.

Menurut Hadi sejumlah fasilitas layanan akan diperbaiki sebagai upaya peningkatan layanan di Samsat.

"Memang beberapa fasilitas kita belum semuanya lengkap, berdasarkan aturan memang harus ada tempat parkir yang cukup hingga ruang laktasi, jadi ini terus kita upayakan dan kita evaluasi untuk perbaikan kita ke depan," ujarnya.

Terpisah, Kepala Bapenda Kaltara Tomy Labo berharap forum konsultasi publik membuahkan masukan bagi Bapenda untuk meningkatkan layanan.

Tomy ingin layanan terhadap masyarakat dapat diandalkan sehingga tak ada lagi stigma negatif terhadap pelayanan di Samsat.

"Kita ingin birokrat benar-benar sebagai civil servant, pelayan masyarakat," kata Tomy Labo.

"Kita ingin stigma negatif, lamban, prosedur yang tidak jelas berbelit-belit ini bisa berubah jadi responsif, cepat, akurat terstandardisasi dan akuntabel," ujarnya.

"Jadi dapat meminimalisir komplain dan keluhan masyarakat, sehingga masyarakat ini dapat percaya terhadap layanan," harapnya.

Sementara itu, Kasi STNK Ditlantas Polda Kaltara AKP Yudi P mengatakan lembaganya telah mengembangkan layanan Signal atau Samsat Digital Nasional untuk memudahkan masyarakat membayar pajak tahunan kendaraan bermotor.

AKP Yudi menjelaskan, aplikasi Signal yang dapat diunduh di handphone tersebut menjadikan masyarakat tak perlu repot datang ke Kantor Samsat untuk mengurus dan membayar pajak tahunan kendaraan.

Sumber: Tribun Kaltara
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved