Pemindahan IKN
Kendaraan Proyek IKN Nusantara Mulai Masif, Jalan Sepaku Macet, Satlantas Polres PPU Rutin Patroli
Angkutan alat berat dan kendaraan proyek Ibu Kota Nusantara ( IKN ) mulai masif, jalan di Sepaku mulai macet, Satlantas Polres PPU rutin patroli.
Pembangunan jalur tersebut diakui menjadi fokus utama Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional ( BBPJN ) Kaltim.
Hal ini berkaitan dengan kantor-kantor lembaga negara yang masuk klaster pertama perpindahan dan mulai bekerja di IKN Nusantara di tahun 2024.
Termasuk Istana Presiden dan Wakil Presiden yang secara bertahap juga kini mulai dibangun.
Baca juga: Kabar Terkini Proyek IKN Nusantara di Kalimantan Timur, Rumah Dinas Para Menteri Mulai Dibangun
Kepala BBPJN Kaltim Junaidi menjelaskan, BBJN fokus dalam menyambung konektivitas jalur menuju IKN Nusantara.
Jalur yang kini banyak dilalui kini melewati kawasan Samboja, Kutai Kartanegara dan Petung, Penajam Paser Utara.
"Kami akan membuka akses jalan mulai Bandara Sepinggan, Karang Joang, Kariangau, dan Pulau Balang. Itu akhir 2023, Insya Allah Pulau Balang sudah bisa difungsikan," ungkapnya.
Salah satu pembangunan konektivitas yang tengah berjalan, yakni jalan tol.
Rencana tol laut yang akan dibangun yang masih membutuhkan waktu, tentunya membuat pihaknya juga mencari jalur konektivitas lain yang disiapkan.
Baca juga: Pembangunan IKN Nusantara Buka Peluang Bisnis bagi Pelaku UMKM di Kalimantan Timur
Selain penyiapan bandara VVIP yang juga direncanakan bakal dibangun di kawasan IKN Nusantara.
"Nanti harus lewat Jembatan Pulau Balang dulu menuju ke Simpang Riko. Di situ nanti akan dibangun bandara VVIP. Dari Simpang Riko itu memutar, langsung masuk IKN," terangnya.
Junaidi juga menambahkan, juga membangun jalur logistik guna pengangkutan logistik atau material dari pelabuhan menuju lokasi pembangunan IKN.
"Jalur logistik di dalam kawasan inti pusat pemerintahan, Bina Marga yang menyiapkan. Jalan-jalan distrik di dalam nanti kami yang bangun," imbuhnya. (*)