Berita Daerah Terkini

Pria Asal Banjarmasin Nekat Jual Istri Siri Lewat Aplikasi, Alasan buat Modal Merayakan Tahun Baru

Dua pemuda asal Banjarmasin, Kalimantan Selatan ditangkap polisi, karena diduga menjual rekan perempuannya untuk layanan prostitusi di Samarinda.

Editor: Sumarsono
Tribun Kaltim
Dua mucikari F (kiri) dan R (kanan) yang memperdagangkan Y untuk layanan prostitusi online, didampingi Kanit PPA Satreskrim Polresta Samarinda AKP Teguh Wibowo. (Tribunkaltim.co/ Rita Lavenia) 

TRIBUNKALTARA.COM - Dua pemuda asal Banjarmasin, Kalimantan Selatan ditangkap polisi, karena diduga menjual rekan perempuannya untuk layanan prostitusi di Samarinda, Kalimantan Timur.

Kedua pria itu berinisial F (19) dan R (17). Mereka berperan sebagai mucikari, sementara korban yang diperdagangan berinisial Y (19).

Kapolresta Samarinda Kombes Pol Ary Fadli melalui Wakasat AKP Kadiyo menjelaskan, keduanya diamankan pada Minggu (11/12/2022) saat sedang menunggu Y melayani tamu di salah satu hotel kawasan Kelurahan Pasar Pagi, Samarinda.

Awal pengungkapan bermula dari laporan masyarakat yang menyebut ada dua orang pria kerap menawarkan gadis muda di aplikasi kencan maupun telepon selular.

Merespon informasi tersebut, petugas akhirnya melakukan penyelidikan dengan menyamar sebagai seorang pelanggan yang ingin menggunakan jasa Y pada Jumat (9/12) lalu.

Baca juga: Dugaan Prostitusi Anak di Bawah Umur, Tersangka Mucikari Diamankan Polres Nunukan, Ini Kronologinya

"Tapi baru direspon pada Sabtu (10/12) itu. Jadi personel kami sepakat bertemu di salah satu hotel pada Minggu (11/12) pukul 00.30 WITA," jelasnya lagi.

Saat itu korban ditawarkan seharga Rp 800 ribu, namun berakhir kesepakatan di angka Rp 400 ribu.

"Saat transaksi F dan R menunggu di luar. Jadi begitu uang dipegang si perempuan (Y) ini, personel kami langsung membongkar penyamaran dan langsung keluar mengamankan dua mucikari tersebut," bebernya.

Usai diamankan dan diselidiki, diketahui Y merupakan istri siri dari F.

Menurut pengakuannya, para pelaku mereka datang ke Samarinda untuk merayakan malam pergantian tahun baru.

"Tapi karena tidak ada uang, jadi dijualah Y, istri sirinya F ini," jelas Kadiyo lagi.

Baca juga: Mucikari Wanita Tewas Dalam Kamar Hotel Ditangkap, Ngaku Kenal Lama & Diajak Korban ke Samarinda

Disebutkan, para pelaku sudah menjalankan bisnis prostitusi tersebut sejak awal Desember 2022 ketika berada di Samarinda.

"Rencananya habis malam tahun baru mereka kembali ke daerahnya (Kalsel)," sambungnya.

Saat ini F dan R telah diamankan di Mapolresta Samarinda. Sementara Y masih dijadikan saksi dan korban.

"Tapi tergantung pengembangan. Jika ternyata memang profesi (menjajakan diri), si perempuan bisa dikenakan hukum juga," tegasnya.

Baca juga: Jual 2 Gadis di Bawah Umur Rp 250 Ribu, 5 Mucikari Prostitusi Online Rela Sewa Apartemen di Jakarta

Atas perbuatannya kedua pelaku tersebut di jerat Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2007 tentang Tindak Pidana  Perdagangan Orang (TPPO) dengan ancaman 15 tahun penjara.

"Tapi mengingat R masih di bawah umur, maka berkasnya dipisah karena harus dipercepat. Pasal dan ancaman hukuman sama, cuma perlakuannya berbeda," pungkasnya.(m04)

Sumber: Tribun Kaltim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved