Berita Tana Tidung Terkini

Guru PAUD Bergelar S1 di Tana Tidung Meningkat di 2022, Disdikbud KTT Sebut Capai 68 Persen

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan atau Disdikbud Tana Tidung menerangkat guru PAUD bergelar S1 di Tana Tidung meningkat. sebut capai 68 persen.

Penulis: Risnawati | Editor: M Purnomo Susanto
TRIBUNKALTARA.COM / RISNA
Ilustrasi Guru PAUD se-Tana Tidung saat mengikuti bimbingan teknis yang diadakan Disdikbud Tana Tidung. 

TRIBUNKALTARA.COM, TANA TIDUNG - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan atau Disdikbud Tana Tidung menerangkat guru PAUD bergelar S1 di Tana Tidung meningkat.

Plt Kepala Disdikbud Tana Tidung, Irdiansyah mengatakan, di tahun 2022 guru PAUD bergelar S1 di Tana Tidung mencapai 68 persen.

Dia menambahkan, jumlah guru PAUD bergelar S1 ini meningkat dibandingkan tahun 2021 yang hanya 56 persen.

"Ini khusus yang PAUD formal, PAUD formal ini yang TK (taman kanak-kanak) dan itu memang wajib S1.

Baca juga: Soal Satu Camat tak Fasilitasi Kebutuhan PPK, Pemkab Tana Tidung Respons Keluhan Ketua KPU KTT

Jadi syaratnya itu minimal D4, S1, PGTK PGPAUD, dan S1 Psikologi," ujarnya kepada TribunKaltara.com, Rabu (25/1/2023)

Meski baru mencapai 68 persen, dia sampaikan capaian tersebut masih masuk kategori tinggi.

Mengingat, untuk memenuhi layanan PAUD berkualitas sangat baik, proporsi guru PAUD formal bergelar S1 atau D4 minimal di atas 67 persen.

"Kita tetap mendorong guru-guru PAUD khususnya yang PAUD formal ini bisa S1 semua. Karena dari regulasinya seperti itu," katanya.

Sementara itu dia sampaikan, jika guru PAUD formal dan non formal digabung, persentase di Tana Tidung masih 31 persen.

Hal ini meningkat 2 persen jika dibandingkan dengan tahun 2021.

Dia mengatakan, guru PAUD non formal di Tana Tidung rata-rata masih berijazah SMA.

Namun demikian, Disdikbud Tana Tidung meningkatkan kualita guru PAUD non formal di Tana Tidng melalui pelatihan-pelatihan dasar.

Baca juga: Sambut Hangat Kehadiran Kapolres KTT, Dandim 0914 Tana Tidung Harap Sinergitas Terjalin Harmonis

"Jadi untuk yang non formal itu tidak jadi masalah kalau pendidikan terakhirnya minimal SMA dan sudah mengikuti Diklat dasar.

Tapi tentunya akan lebih bagus lagi kalau mereka mau melanjutkan pendidikan ke S1, tapi itu ndak harus, yang wajib S1 itu PAUD formal," pungkasnya

Penulis: Risna

Sumber: Tribun Kaltara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved